Cinta Sejati Tanpa Jalan Pulang
"Frida, kamu benar-benar wanita licik! Setiap kamu lembur, menjamu klien di luar, energi tubuhmu masih sekuat sapi. Mana mungkin kamu bisa sakit? Demi nggak donor darah untuk Lidia, kamu bahkan tega mengutuk dirimu sendiri akan mati! Sia-sia saja aku tulus mencintaimu selama ini!"
"Biar kukatakan padamu, walaupun kamu harus mati sekalipun, hari ini kamu tetap harus mendonorkan darahmu! Kamu sudah mencelakai Lidia sampai terluka, ini adalah tanggung jawab dan kewajiban yang harus kamu bayar!"
"Lagi pula, setelah donor darah ini selesai, kita putus! Orang picik sepertimu nggak pantas menerima cintaku!"