Antara Cinta dan Luka
Lara lompat ke bridge—suara anak-anak jernih, naik 4 oktaf, tangan kecil menggapai langit.
“Tiga suara jadi satu… Grammy denger kami nyanyi…”
Ratna berdiri pelan dari kursi roda—tongkat di tangan kiri, tangan kanan di piano—suara serak ikut chorus, mata berkaca.
“Mama… kami bawa hujan ke dunia…”
String quartet masuk—violin pertama main melodi counter, cello bass menggetarkan lantai. Choir 20 orang di belakang—suara latar lembut, seperti doa.