Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
SILARIANG

SILARIANG

Sementara pak Andi Baso mempersilahkan para undangan menikmati sajian coto Makassar dengan ketupat yang dimasak sendiri oleh ibu Kirana, sang nyonya rumah. “Tenri sudah dibuang mamak, Mas tyo. Sekarang Tenri hanya punya Mas saja, apapun yang terjadi berjanjilah pada Tenri jangan tinggalkan Tenri, Mas.” Perempuan muda itu terisak-isak dalam pelukan Tyo.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 60 Times as larasati wayang
Read
+Library
Teratai Yang Layu

Teratai Yang Layu

Dari mulai berangkat sampai ke rumah om Dudi yang ada di Bandung, perasaan Agista ada yang mengganjal tidak nyaman. Tapi dia berusaha untuk menahannya sampai akhirnya mereka sampai di rumah om Dudi di Bandung yang lumayan sederhana. Setelah masuk rumah om Dudi, Agista merebahkan badannya yang pegal di kursi butut yang masih lumayan bisa dinikmati meski hanya sekedarnya. Eitssss "Di sini dilarang rebahan!" ucap Tante Rini dengan nada yang menyolot.
104.7K viewsOngoingAdded to Library 99 Times as larasati wayang
Read
+Library
Tante Lusi Yang Menggoda

Tante Lusi Yang Menggoda

Aku buru-buru menolak, lalu dengan panik mengambil pakaian yang ada di samping, bersiap untuk segera mengenakannya agar Tante Lusi tak melihat betapa malang dan malunya diriku. Namun siapa sangka, Lusi malah menghentikanku. Dia merebut pakaianku dan melemparnya menjauh. Dia mendorongku hingga terjatuh, lalu membungkuk ke arahku, bibirnya yang merah menyala terbuka pelan dan ucapannya penuh dengan godaan. "Willy, kamu sudah pernah merasakan Rolin sepenuhnya ... masa kamu nggak penasaran bagaimana rasanya denganku?"
10.9K viewsCompletedAdded to Library 390 Times as larasati wayang
Read
+Library
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Biasanya Larasati selalu menyisihkan makanan untuk Wirota karena dia tahu makanan di Kasatriyan rasanya tidak enak. Dapur sudah sepi ketika mereka tiba di sana. Larasati membuka tutup kuali dan menuangkan isinya ke piring yang sudah diisi nasi. Diambilnya satu bumbung tuak, setelah itu dia memberikannya pada Wirota "Waaah, babi panggang dan tuak kesukaanku terimakasih Larasati!" Larasati mengangguk dan tersenyum "Aku tahu kau menyukainya, sengaja aku sisihkan untukmu. Kalau kau mau masih ada makanan lainnya, ada ayam bakar, kicik daging kerbau dan jajanan pasar."
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 861 Times as larasati wayang
Read
+Library
Lara Cinta

Lara Cinta

ujarnya gemas. Reksa tersenyum tipis. Anira mengingatkannya pada sosok kucing yang sedang marah saat ittu. Menggemaskan dan sama sekali tidak mengintimidasi. “Gue tahu, tapi lo sendiri kan yang bilang belakangan ini ada geng motor yang sering bersiul-siul menggoda lewat sini?” “Jadi, menurut lo gue yang salah berpakaian, kalau digodain kaya gitu?” Anira paling benci perkataan semacam itu.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as larasati wayang
Read
+Library
PENDEKAR Sabda JAGAD

PENDEKAR Sabda JAGAD

Ayah dan Ibu pasti bangga di alam sana," ucap Larasati serak. "Laras akan mencoba mempelajari lebih serius isi Kitab Rajawali Langit dan jurus Pedang Rajawali Emas, yang di titipkan Jalu semalam Mas Panji. Karena Laras juga telah menelan Mustika Rajawali Emas dari Jalu," ucap Larasati bertekad.
1025.0K viewsCompletedAdded to Library 751 Times as larasati wayang
Read
+Library
Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Mengejar Cinta Puteri Bangsawan

Larasati menuruti saran itu, ia menyerang secara bertubi-tubi dengan kolaborasi ilmu pedang dan tai chi. Dalam beberapa serangan, caping terpental dan Sugriwa tumbang dengan luka menganga di dada. Larasati menghampiri Arjuna yang duduk di akar besar, dan menggerutu, "Kau baru bilang setelah tenagaku hampir habis." Larasati duduk kepayahan di sampingnya dengan nafas megap-megap. "Pengalaman pertama kita sangat buruk," kata Arjuna. "Kita menghadapi musuh yang sangat tangguh, bedanya otakku sangat cerdas."
103.3K viewsOngoingAdded to Library 107 Times as larasati wayang
Read
+Library
Dicintai Pangeran

Dicintai Pangeran

Mereka dipersilahkan duduk di ruangan yang begitu luas dan indah, rumah Larasati terbuat dari kayu jati yang sudah berumur ribuan tahun, intan permata dan emas murni menghiasi setiap pernak pernik perabotan rumah. Ayah dan ibu Satrio duduk berhadapan dengan ayah dan ibu Larasati, dan Satrio sendiri berhadapan dengan seorang gadis yang menurut alam jin dia sangat cantik jelita, Larasati bagaikan bidadari, kulitnya putih bersinar sepasang sayap menghias di punggungnya yang putih, rambut panjang, muka lonjong hidung mancung mata bulat, siapa saja bangsa jin yang menatap pasti akan jatuh cinta. Saat mata Satrio bertemu mata Larasati Satrio langsung menunduk, hatinya merasa saat ini dia sedang me
5.0K viewsOngoingAdded to Library 110 Times as larasati wayang
Read
+Library
Sang Dewi

Sang Dewi

Nyi Alam Kasuyatiansang dewiDewidewidewa/dewi
"Apakah benar dia seorang penyihir?" "Lalu, bagaimana kalian bisa saling mengenal?" Sejenak Li Jing tersenyum menoleh Larasati di samping kiri, sebelum akhirnya, menoleh kembali awak media. "Dia temanku, Larasati. Kami bertemu saat sama-sama berlibur di Bali, setelah saling mengenal kami memutuskan untuk menjadi teman. Dia penyihir dari suku Jawa atau biasa dikenal sebagai dukun di berbagai belahan dunia," katanya.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 84 Times as larasati wayang
Read
+Library
I'm Sorry Laras

I'm Sorry Laras

“Aku lagi ngomong sama kamu!” “Lepaskan aku, Raka!” Laras menarik tangannya dengan keras, matanya menyala penuh kemarahan. “Jangan sentuh aku! Aku nggak mau bicara sama kamu!” Raka tersenyum sinis, senyum itu penuh hinaan yang tajam seperti pisau. “Jangan sok jual mahal, Laras,” ucapnya, nadanya penuh cemoohan. “Kamu itu cuma wanita murahan yang menghianati suaminya demi bisa tidur sama sahabat suaminya sendiri. Apa yang kau banggakan dari dirimu?”
1.9K viewsOngoingAdded to Library 51 Times as larasati wayang
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status