Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Pendekar Dewa Naga

Pendekar Dewa Naga

Wajah Larasati yang masih muda layaknya gadis muda menunjukkan kalau Larasati bukan sekedar pendekar yang berasal dari Dunia Bawah, melainkan Kultivator yang telah mencapai Immortal di Dunia Tengah atau Dunia Atas. "Sudah saatnya menunjukkan kepada mereka, kalau mereka tidak bisa sewenang-wenang dan seenaknya bertindak di Benua Selatan ini!" ujar Larasati dalam hati. "Selamat tinggal Arya dan Chandani! Semoga saja kalian mendengar nasehat ibu untuk tidak menikah! Ibu harus pergi demi keselamatan kalian!" Hanya dalam sekejab saja Larasati sudah berpakain layaknya pendekar wanita, kemudian dengan sekali berputar langsung lenyap dari kamar di istana Kerajaan Sembilan Naga.
9.8120.8K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as larasati wayang
Show Reviews (34)
Read
+Library
Zhu Phi
Baca buku baru othor ya tentang Kultivasi background Kerajaan. DEWI KULTIVATOR LANGIT Spin off Pendekar Naga Biru Di sini diceritakan perjalanan Xian Ling sebelum menjadi Pendekar Naga Geni di Nusantara. Sun Wu Long yg muncul sejenak saat akhir Pendekar Naga Biru banyak dikisahkan di sini.
JP
Pendekar Dewa Naga mulai update normal ya sobat readers. Terima kasih masih setia mengikuti perjalanan Mahasura untuk menjadi ahli bela diri terhebat. Vote dan komentar dari sobat readers sangat membantu meningkatkan semngat untuk lebih baik lagii dalam berkarya.
Read All Reviews
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Dia tahu saat melakukan perjalanan waktu ke tahun 1996, di malam pesta sebelum kelahirannya, dia melihat Larasati muda yang sedang hamil tua bersenandung pelan lagu Walang Kekek dari album ini untuk menenangkan bayi dalam perutnya—menenangkan Elang. Itu adalah satu-satunya lagu yang bisa membuat Larasati tenang di tengah tekanan Barata. "Saya pernah mendengar Nyonya bersenandung lagu ini pelan saat Tuan Barata sakit kemarin," dusta Elang dengan mulus. "Saya mencari cetakan aslinya di pasar antik jalan Surabaya. Konon, lagu ini membawa ketenangan." Larasati mendekap piringan hitam itu ke dadanya. Air mata yang sejak tadi dia tahan, akhirnya jatuh.
101.1K viewsCompletedAdded to Library 43 Times as larasati wayang
Read
+Library
SUAMI AROGAN KENA BATUNYA

SUAMI AROGAN KENA BATUNYA

Berlebihan sekali, begitu kata hati Larasati. Larasati buru-buru menghadap Tuhannya setelah membersihkan diri, menggelar sajadah dan memakai mukena lalu mulai bermunajat dengan khusyu. "Arrghh ... tulang-tulangku seakan remuk..." Erangan berat terdengar tepat setelah Larasati melakukan salam kanan kiri, ia bermaksud untuk tidak menghiraukan dan ingin melanjutkan untuk berdoa.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as larasati wayang
Read
+Library
Kakakku Suamiku

Kakakku Suamiku

𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪 𝓜𝓮𝓻𝓪𝓱mama kakakkata-kata suamikuitil kakakkakak aku
gugupnya. Ardan yang kebingungan dengan sikap Wira bertambah curiga, ia pun segera membuka pesan dari sahabatnya itu. Mata yang semula teduh itu kini mengeluarkan sorot yang begitu tajam. "Tian?" *** Surabaya, Hari ini Larasati tiba di Surabaya, ia datang tanpa memberi kabar kepada anak-anaknya. Dewi yang tak menyiapkan apapun tak dapat menghindari kemarahan mertuanya itu.
1034.4K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as larasati wayang
Read
+Library
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Laras tersenyum padanya. “Jangan bercanda! Aku tidak mau-” “Apa kamu mau aku mati seperti ini?” “Cih! Semuanya! Formasi 4 gerbang!” Seru Nyoman. Keempat tetua itu pun duduk dengan posisi Lotus di sekitar Laras yang sudah terbaring diikat dengan benang Iru berwarna putih. Wayan berada di dekat kepala Laras, Made berada di samping kiri Laras, Nyoman berada di samping kanan Laras, dan Ketut berada di dekat kedua kaki Laras. Mereka berempat pun membacakan mantra dan benang-benang yang mengikat Laras pun menguat membuat Laras menjerit lebih keras lagi. Tak lama kemudian, Laras pun melahirkan seorang bayi laki-laki yang bertato naga di kedua lengannya dan terdapat pola kompas di sekitar mata kana
916.0K viewsOn holdAdded to Library 351 Times as larasati wayang
Read
+Library
Dunia Baru Sagara

Dunia Baru Sagara

Kawan seperguruan tercantik yang dia punya, sayangnya hanya perempuan itu yang tidak takluk pada mantra cinta pendekar Gara. Alih-alih suka, Larasati malah memiliki perasaan benci pada Sagara. Dia menilai Sagara terlalu sombong ketika diberi gelar pendekar nomor satu di Ambarwangi. Secara ilmu batiniah, pria itu belum pantas menyandang gelar setinggi itu. Ah, entah mengapa ketika memikirkan Ningsih malah bayangan Larasati yang muncul. Apa kabarnya perempuan galak itu? Apakah dia selamat dari peperangan tempo hari?
9.541.9K viewsOngoingAdded to Library 963 Times as larasati wayang
Show Reviews (29)
Read
+Library
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Read All Reviews
WARUNG TENGAH MALAM

WARUNG TENGAH MALAM

Mereka sangat terkenal di daerah Jawa Barat pada waktu itu sehingga dalam waktu satu bulan aja mereka bisa dua hingga tiga kali menggelar pagelaran wayang di setiap kampung di area Jawa Barat. Grup wayang laneuh pun mempunyai sinden yang cantik jelita namanya Nyi laras, dia adalah primadona dari grup wayang tersebut. Setiap manggung selain pagelaran wayang nyi laras selalu ditunggu karena dengan nyanyian nya yang merdu dan wajah yang mempesona sehingga dimanapun grup wayang laneuh menggelar pagelaran wayang penontonya selalu penuh, tak jarang juga dari kampung tetangga datang untuk menonton.
9.8683.6K viewsCompletedAdded to Library 16.4K Times as larasati wayang
Show Reviews (174)
Read
+Library
Astri Kurniasih
saya sudah tamat baca ini ya sama kutukan leluhur juga, buka pake koin berbayar Dannnn, setelah beberapa lama(berbulan2) saya mau nostalgia baca ulang, tau ga mas othor saya mesti buka lagi pake koin, semua kekunci lagi... plis atuh lah saya waktu itu buka koin pake uang bukan pake daun... KECEWA
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Read All Reviews
Kesatria Mawar

Kesatria Mawar

Varya dan Sagha mendapatkan tempat spesial di kursi kehormatan. Persiapan sudah benar-benar sempurna. Asytaria dan keempat pengendali elemen legendaris segera menuju panggung. Suasana begitu gegap-gempita. Tatapan kekaguman dan pujian terus tertuju kepada lima orang itu.
1019.6K viewsCompletedAdded to Library 628 Times as larasati wayang
Read
+Library
Istri Kecil, Tuan Aras!

Istri Kecil, Tuan Aras!

Ingatan lima tahun kembali terbayang pada Teresa, dia menggunakan sedikit obat dan membuat Aras. "A.. aku akan menebusnya!" Teresa mencoba berkilah. "Bagaimana kalau aku membayarmu sepuluh kali lipat dan membuatmu tidur dengan sembarang laki-laki?" Aras mencengkram dagu Teresa. ada kilatan amarah dan kekesalan pada Aras. dia terlihat seperti singa yang haus, dan siap menerkam musuhnya kapan saja. "Apa yang kamu inginkan?" Tanya Teresa waspada.
10742 viewsOngoingAdded to Library 26 Times as larasati wayang
Read
+Library
Kebangkitan Naga Perang

Kebangkitan Naga Perang

Satu putaran cepat, dan semburan energi berbentuk pusaran angin menebas lurus ke depan, menghancurkan barisan pertama Satria Tanpa Jiwa. “Aku takkan biarkan kalian menyentuhnya,” bisik Laras. Laras melompat ke tengah kerumunan, payungnya berputar-putar cepat seperti gergaji, membelah tubuh-tubuh mati yang mencoba mengelilinginya. Saat ia menekuk lutut dan menghentak payung ke tanah, semburan cahaya keperakan meledak, membakar tanah dan membuat lawan-lawannya mencair seperti lilin.
1030.1K viewsCompletedAdded to Library 752 Times as larasati wayang
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status