Sang Ksatria Malam
tanya Arkan dengan wajah menangis gembira.
"Syukurlah, aku sudah bertemu dengan guru, namun keadaannya kurang begitu baik," ujar Irman. "Di mana? di mana? di mana kau bertemu dengan guru? Apa yang telah terjadi dengannya? Siapa orang yang telah berani berbuat aniaya kepadanya!" bentak Arkan dengan emosi yang tertahankan lagi. "Tenanglah Arkan, kurasa kau belum berubah sama sekali, namun aku takjub kau bisa sampai sejauh ini dengan kepribadianmu. Sebelumnya aku perkenalkan kepadamu, beliau adalah Guru Mada, seorang pesilat handal dan Guru Besar dari Padepokan Raja Malam," jelas Irman.
Hot Chapters