Pria Desa Penakluk Wanita
Aroma aromaterapi lavender dan melati memenuhi udara, menciptakan suasana yang menenangkan tapi sekaligus menggairahkan bagi Bara.
Marissa sedang berbaring santai di atas ranjang dengan seprai sutra yang sedikit berantakan. Dia sudah mengganti gaun tidurnya dengan yang lebih tipis, berwarna merah marun transparan. Dia bersandar pada tumpukan bantal sambil membaca majalah, kakinya diselonjorkan lurus.
"Katanya AC-nya rusak, Tan? Ini dingin banget kok sampai menggigil," tanya Bara sambil berdiri canggung di dekat pintu, tangannya memegang gagang pintu erat-erat.