Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dari Sahabat jadi Mempelai

Dari Sahabat jadi Mempelai

Bau rempah, sayur segar, dan buah-buahan memenuhi udara, membuat Lila merasa hidup kembali. Suatu sore, saat mereka duduk di teras rumah sambil menikmati teh hangat, Lila berbicara dengan penuh semangat, “Aku nggak nyangka, Semarang ternyata punya pesona sendiri yang bikin aku betah.” Rey mengangguk setuju. “Kadang, yang kita butuhkan cuma suasana yang beda untuk bisa lebih menghargai hidup.”
101.7K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 41 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku

Cinta Terlarang : Terjerat Pesona Papa Temanku

Salju tampak menempel di pucuk-pucuk daun, berkilau di bawah cahaya matahari. Ini pertama kali dalam hidupnya pergi berlibur. Sekalinya berlibur, dia langsung pergi ke kota yang wilayahnya dikelilingi oleh pegunungan. Tempat yang identik dengan suasana romantis serta privacy kelas atas. Dadanya terasa sesak oleh perasaan yang datang secara bersamaan. Takjub. Bahagia. Gugup. Semua bercampur menjadi satu. “Sebelum pergi ke spa dan massage, kamu ingin apa tadi?” tanya Lionel tiba-tiba, tiba-tiba teringat akan percakapan mereka yang masih menggantung tanpa jawaban.
1050.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 1.3K Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
Kesatria Garuda

Kesatria Garuda

Ujian Kebijaksanaan Udara di seberang Sungai Api terasa berbeda. Panas membara dari aliran lava telah berganti dengan hawa lembap dan dingin yang menyelimuti Hutan Terlarang. Pohon-pohon tinggi menjulang, ranting-rantingnya saling bertaut membentuk kanopi yang hampir tak tembus cahaya. Cahaya matahari hanya berupa semburat redup yang menembus dedaunan lebat, menciptakan suasana suram dan misterius. Bau harum rempah-rempah dan aroma tanah yang basah bercampur dengan aroma yang tak dikenal, menciptakan aroma unik yang sedikit mengganggu indra penciuman. Ini adalah Hutan Terlarang, tempat di mana kebijaksanaan dan pengetahuan akan diuji hingga batasnya.
1.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 66 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
TERNYATA ISTRIKU ANAK ORANG KAYA

TERNYATA ISTRIKU ANAK ORANG KAYA

Lilin kecil di tepi kamar membuat suasana kamar menjadi lebih syahdu. Awan mulai menggantung di angkasa. Rintik hujan pun mulai membasahi bumi. Baru saja aku mengganti gamis dengan baju santai, Mas Latif sudah mulai membisikkan kata mesra yang membuatku tersipu. "Dingin. Cocok banget buat bulan madu," bisik Mas latif di telingaku.
1018.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 643 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
Kultivator Jiwa Modern

Kultivator Jiwa Modern

Di bawah kakinya, tanah terasa hangat, seperti dunia yang baru saja menarik napas pertamanya. Risa, Gerry, dan Liora berdiri tidak jauh darinya. Mereka masih terlihat kebingungan.. dunia di sekeliling mereka seperti lukisan yang belum selesai, gunung gunung masih membentuk diri, sungai sungai berbelok seolah sedang mencari arah. Bahkan udara di sini terasa… muda. Risa mengusap debu halus dari bajunya, lalu tertawa kecil. “Apakah ini nyata, Bara? Rasanya seperti mimpi yang terlalu indah untuk jadi kenyataan.”
1.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 49 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

TEA SOMMELIER GIRL ( GADIS PERACIK TEH)

“Silahkan Tuan Gavrielle, Mr. Matsuyama sedang main kecapi.” Mas Gavrielle memandangku. Aku hanya menggendikkan bahuku. Rasanya seperti sedang memasuki wahana fantasi yang tak kami ketahui medannya. Suara petikan kecapi menghipnotis kami. Kami begitu hanyut dalam suasana. Tak ayal memang tak ada bunga Sakura hidup disana, tapi ada duplikasi alias Sakura sintetis. “Kenapa kalian hanya berdiri saja? Tidak mau duduk?”
102.1K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 74 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
Istri Tebusan Paman Mantanku

Istri Tebusan Paman Mantanku

Kian membuka matanya dan melihat pemandangan indah dari atas sana. Gerakan mesinnya pelan sekali jadi Kian tidak merasa setegang sebelumnya. Ia mulai bisa merasa santai. “Cantik sekali pemandangannya!” seru Laureta. Uap menguar dari mulutnya saat ia bicara. Udara dingin menerpa mereka hingga Kian bergidik. Namun, pemandangan cantik di sekitarnya membuat Kian merasa lebih bersemangat lagi.
1018.2K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 582 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
Pesona Panas Asisten Dingin

Pesona Panas Asisten Dingin

Dan sikapnya itu membuat Celine semakin tertarik. *** Suara musik berdentum keras di dalam ruangan penuh manusia yang menari dan tertawa tanpa beban. Cahaya lampu berwarna-warni bergerak dengan cepat, menerangi wajah-wajah yang hanyut dalam pesta. Di sudut ruangan, Celine Luis duduk di sofa dengan gelas di tangannya, bibirnya menyunggingkan senyum tipis saat menyesap minuman yang diberikan temannya.
10870 viewsOngoingIdinagdag sa Library 26 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
Antara Luka dan Rasa

Antara Luka dan Rasa

Mereka hanya bertemu saat jam istirahat, pulang sekolah atau jam kosong seperti saat ini. "Ada apa dengan wajahmu, lusuh seperti lap basah," tegur Reka jahil. Mae tertawa kencang mendengar candaan Reka. "Iya, Ra. Wajahmu seperti orang yang sedang terlilit hutang. Sedang ada masalah?"
2.3K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
Menggoda Sang Paman

Menggoda Sang Paman

Uap hangat langsung menyapa wajahnya. Mereka semua duduk berderet di atas tikar lipat, berselimut kabut dan hangatnya minuman. Di depan mata, matahari perlahan muncul di balik bukit, mengubah langit menjadi semburat keemasan. Suasana mendadak hening. Hanya suara burung dan desir angin yang menemani. “Aku bakal kangen momen kayak gini,” gumam Berlian pelan.
104.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 190 Beses bilang latar suasana apa saja
Read
+Library
PREV
123456
...
10
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status