Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
LALI

LALI

Asih membungkuk dan mengikuti dari belakang. Di lepasnya sandal jepit yang di pakai. Tubuh kurus Asih membungkuk hormat. Setapak demi setapak ia melangkah menyusuri lantai kotak-kotak yang licin. Terdengar nyaring benturan sandal selop Bu Carik dengan lantai licin yang di injaknya. Rumah besar itu berdinding kayu jati berwarna coklat tua mengkilap dengan ketebalan kayu sekitar lima sensimeter.
106.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 160 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
Terlambat Jatuh Hati

Terlambat Jatuh Hati

Satu helaan napas panjang terdengar, lalu saat layar ponselnya menunjungkan hitungan detik yang terus berjalan, ia pun terdiam sejenak. “Halo,” ucap Samuel pada detik ke 37. “Apa kita bisa bertemu sebentar?” *** Jean kini hanya terdiam dengan ponsel yang berada di tangan kirinya, sementara tatapannya tertuju pada komputer yang tak disentuhnya sejak beberapa menit lalu. Matanya penuh dengan kristal bening yang siap meleleh kapan saja ia terpejam. Jeanne Felicia berhasil dibuat bingung sendiri dengan apa yang terjadi, mengingat Samuel mengajaknya untuk bertemu secara langsung.
63.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 70 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
Nadira

Nadira

pintanya serius. Reflek, tangan Farid melepasnya. Membiarkan Nadira yang kini melangkah penuh gembira. Secepat kedipan mata, wajah datar gadis itu berubah kembali ceria. "Liat muka dia, udah kek sampah." hina Amira penuh ejekan, si adik kelas sudah menangis, dan temannya tidak bisa berbuat apa-apa karena takut.
3.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 131 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
FATED

FATED

“Wooo! Happy Birthday Areum!” Aku bangkit dari dudukku dengan sangat bersemangat. Tak kusadari senyum di mulutku mengembang. Kakakku membawa kue tart stroberi di tangannya dengan lilin angka 7 diatasnya. Ukurannya tidak besar dan tidak juga kecil. Aku pun segera meniup lilinnya. “Hufff…” aku meniup lilin di depanku dengan bersemangat.
104.3K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 86 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
Pergi Jadi TKW Pulang Jadi Sultanah

Pergi Jadi TKW Pulang Jadi Sultanah

Dia juga yang membelaku saat Ummi membentakku karena aku tak mengerti apa yang diperintahkannya. “Maaf ya Ummi baiknya nggak usah teriak-teriak. Latifah nggak bakal ngerti. Telinganya kan belum terbiasa mendengar Bahasa Arab. Kalau pelan-pelan dia akan mengerti. Lama-lama juga dia faham apa maunya kita tanpa disuruh. Yang penting dia itu sabar dan cekatan, susah lho nyari perawat seperti dia, aku angkat tangan kalau Latifah mundur,” tegur Ayu dalam Bahasa Arab sehari-hari sambil bercanda. Soal nama Latifah memang nama panjangku. Saat pertama bertemu Ummi tanya, “Masmuk?”
1027.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 837 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

tanya Ismoyo. "Nggak lah. Aku beneran nyesel. Sebelum terlambat lebih baik minta maaf, 'kan? Aku tahu kejahatan nggak bakalan menang dari kebaikan. Aku juga banyak belajar dari mereka, Ilyana dan Widya sekarang udah dapat balasan dari apa yang mereka lakukan," jelas Safira. Perempuan itu langsung mengulurkan tangan ke arah Yanti. "Kamu mau 'kan maafin aku, Yan?"
108.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 336 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

"Nak Zahra ...." Zahra menoleh ke belakang. Disana ada Uztadzah Khasanah. Ia mendatangi orang yang usianya sekitar 40 tahun itu. Zahra mencium tangannya dan tersenyum. Sudah lama senyum itu tidak terlintas didalam hidupnya. "Nak, kamu sedang apa? Celingak-celinguk kaya mencari sesuatu." "Hmm ... saya mencari Marisa, Uztadzah." ya, kata-kata yang sopanlah ia bisa belajar dari Marisa.
1.9K viewsOngoingIdinagdag sa Library 53 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
Dear Allah

Dear Allah

Fatih belum pulang! "Apa salahku sehingga aku ditinggalkan seperti ini?" Mengelus dadanya yang terasa sesak sekali. "Kak Zay cepat buka pintunya! Sudah bangun, kan?!" Suara di luar kamar semakin keras. Zayna dengan langkah berat berjalan ke pintu. Mengintip dari lubang kecil di pintu, ternyata yang datang adik Fatih yang kedua bernama Latisa. Usianya baru menginjak 17 tahun dan masih duduk di bangku 12 SMA.
107.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 176 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
Hasrat Liar Suamiku

Hasrat Liar Suamiku

Bermain bersama Okta dengan televisi yang menyala agar terdengar ada suara. Okta sudah bisa merespons ketika diajak bercanda. Cekikikannya membuatku merasa sedikit terobati akan rasa rindu yang melanda terhadap Bara. Senyumnya sangat manis, begitu mendamaikan hati. Ia masih belajar untuk tengkurap di usianya yang sudah tiga bulan lebih dua minggu. Terdengar bel berbunyi, pertanda bahwa ada tamu. Aku memanggil pelayan untuk membukakan, sebab malas untuk bangkit berdiri dengan menggendong Okta.
1019.0K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 437 Beses bilang latifah 7
Read
+Library
PREV
1
...
345678
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status