Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penakluk Hati Sang Billionaire

Penakluk Hati Sang Billionaire

tawarnya dengan wajah yang tersenyum manis. Syarif tetap diam, dia berjalan dan masuk ke dalam lift. Sialnya mereka tetap hanya berdua tanpa ada orang lain. Syarif memencet tombol angka 7, yang di susul oleh Almeera dengan menekan tombol angka 5. "Jadi kau di lantai tujuh?" Wanita itu masih tidak ingin menyerah. Entah kenapa sejak pertemuannya dengan Syarif di pesawat malam itu. Wanita beranak satu tersebut, tidak dapat menyingkirkan bayangan Syarif dari pikirannya.
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
SELIR HATI

SELIR HATI

ucap David singkat sebelum pergi. Ia berjalan dengan langkah panjang, tapi dadanya terasa berat. Ada sesuatu yang benar-benar salah dengan Aruna dan ia terlambat menyadarinya. Di dalam kamar, Gita mengusap pipinya yang basah sebelum Sari menyadarinya lagi. Ia tidak ingin terlihat lemah. “Sari, maaf kamu boleh keluar dulu. Aku mau istirahat,” ucap Gita pelan.
104.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Sabitah

Sabitah

tanya Reandra. Juna menatap sebentar ke arah pemuda itu sebelum mengangguk perlahan. “Adikku bernama Sabitah. Dia gadis yang hampir seumuran denganmu. Tapi, aku rasa dia sedikit lebih muda darimu,” jawab Juna. Reandra terdiam sebentar. Pemuda itu merasa benar-benar seperti pernah mendengar bahkan sering memanggil nama Sabitah. Namun, Reandra tidak bisa mengingat di mana itu.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Pesona Istri Yang Disia-siakan

Pesona Istri Yang Disia-siakan

Kemudian mengambil mini mirror dari dalam saku kemejanya. Latifa melihat penampilannya di kaca mini yang ada di tangannya. Sang pria pun terkekeh di buatnya. "Kamu tetap cantik meski habis menangis," puji Fadil. Ya, pria dengan suara bariton tadi adalah Fadil. Fadil belum dapat move on dari Latifa yang jelas telah menolak cintanya. Tak ingin menjadi salah paham atau menjadikan terbawa perasaan Latifa memilih pergi dari hadapan Fadil ," saya permisi mau ke toilet, Pak."
1010.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 325 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Hasrat Liar Tuan Muda

Hasrat Liar Tuan Muda

ucap laki laki yang tampak gagah dan juga tinggi semampai. “Terima Kasih Tuan J, aku merasa sangat terhormat mendapatkan sanjungan darimu. Semua mengatakan jika kau adalah orang yang dingin dan juga temperamen, namun aku rasa tidak,” ucap Patricia tanpa dapat menghentikan mulutnya memuji pria di depannya.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Tawanan Hati Sang Tuan Muda

Dan sang suami pun mengangguk membenarkannya. Bibir Syifa merekah bahagia. Kapan lagi dirinya dapat menantu kaya raya. Syifa tak henti-henti tersenyum dan memeluk Nizar dengan suka cita. Ternyata habis gelap memang selalu terang yang terbit. Bahkan melebihi ekspektasi Syifa. Ini bukan lagi terang biasa, melainkan terang benderang menyilaukan mata. Orang-orang di desa pasti terkejut jika mengetahui hal ini.
762 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Salah Tetangga

Salah Tetangga

Nomor telepon wanita itu pun tak aktif. “Loh, Mas … kamu belum pulang?” ucap seorang perawat bernama Laila yang selama ini ikut merawat Baby Nadya. “Ehh … belum.” “Lagi nungguin pacarnya, ya? Yang kemarin itu, ‘kan? Mbak-mbak yang cantik itu, ‘kan?” goda Laila pada Lingga. Pria itu hanya bisa tersenyum dan tak memberikan klarifikasi yang sebenarnya. Bukan karena dia senang digosipkan memiliki hubungan dengan Bulan, dia hanya tak mau memperpanjang topik.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 243 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Suara

Cinta Tanpa Suara

"Tapi isinya sudah diunggah ke sebuah server yang akan otomatis menyebar ke seluruh media internasional jika jantung Arkan berhenti berdetak. Jadi, Tuan Winata, nyawa suami saya adalah satu-satunya hal yang menjaga Anda tetap berada di aula mewah ini, bukan di balik jeruji besi." Garda Elang mungkin memiliki pasukan, tapi Gia baru saja menciptakan perisai dari gertakan yang sangat meyakinkan. Haris tampak ragu. Ia menatap Gia, mencari kebohongan, namun mata Gia hanya mencerminkan api kemarahan yang dingin. Musik berganti menjadi waltz yang mendayu. Arkan kembali muncul, matanya menyapu Haris dengan tatapan membunuh sebelum merangkul pinggang Gia.
951 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 33 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Cinta Tanpa Jeda

Cinta Tanpa Jeda

Namun, hawa sejuknya tetap bisa menembus tulang. Tepat di depan sebuah lobi kantor Natasha menghentikan laju motornya. Ia pun membuka kaca helmnya. Kemudian meraih ponsel pintar yang tersimpan di dalam saku celana jeansnya. Natasha pun memencet beberapa kali layar datar itu. Sebelum akhirnya ia menempelkan gadget itu ke telinga kanannya. "Hallo, Mbak Safira. Saya sudah sampai lobi kantor Putra Perkasa," ucap Natasha pada salah satu pelanggannya hari ini.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 263 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Cinta Datang Terlambat

Cinta Datang Terlambat

batin Aurel. "Oh yaudah kalo gitu hati-hati ya di jalan jangan sampai ngebut, ingat keselamatan itu jauh lebih penting," saran mamah Halimah. "Mampus apa enggak ya hatinya Aurel lihat ini semua? Mana mamahnya kayak suka banget sama Nicho, kasihan banget Aurel," gumam Ella dalam hati. "Iya Tante itu pasti, kalo begitu Nicho pamit dulu ya Tan," Nicho mencium tangan mamah Halimah.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai latifah 7
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status