Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suami Rahasiaku Calon Pewaris Kaya Raya

Suami Rahasiaku Calon Pewaris Kaya Raya

katanya menjeda ucapannya sejenak sambil tertawa kecil, “cacing. Lucu, kan?” “Gundulmu lucu! Jijik tau enggak?” “Jijik dari mana? Ini sangat menggemaskan Aluna. Lo mau pegang biar tau kalau hewan ini lucu?” tanyanya menarik tanganku. Hanya saja, aku berusaha bertahan sekuat tenaga. Mengepalkan tangan untuk jaga-jaga dia meletakkan makhluk menggelikan itu di telapak tanganku.
106.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 152 kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
Geger Kahyangan

Geger Kahyangan

seru Bara Sena membuat sosok tersebut menoleh kearahnya. "Kau pikir aku monyet hutan hah!?" sahut Anoman dengan muka yang berubah menjadi lebih menyeramkan. Mukanya merah membara. "Kalau kau bukan monyet? Apakah kau ini seekor lutung? Tapi kalau lutung, kau tidak ada lucu-lucunya sama sekali! Padahal setahuku, yang namanya lutung itu lucu. Tapi kau berbeda, kau lutung yang belum berak selama bertahun-tahun, jadinya bengkak seperti ini, Hik Hik hik!" kali ini Gandi yang bersuara bahkan disusul tawanya yang cekikikan. Bara pun ikutan tertawa terkekeh membuat Sukma Geni dan kedua saudaranya tak percaya, kedua ipar mereka berani meledek makhluk tersebut.
8.962.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
My 'Bad' Boyfriend

My 'Bad' Boyfriend

Bahkan ada pula yang mendecakkan lidahnya kesal karena menganggapnya pengganggu ketertiban dan keamanan di kelas itu. Aku dan Febri cs tertawa sampai mulas. Entahlah. Perasaan bercandaan Wawa juga tak lucu-lucu amat kalau dipikir-pikir. Dia hanya memelesetkan nama Jono yang ku sebutkan tadi menjadi kata 'jones', jomblo ngenes. Tapi mungkin karena kami fun dengan kebersamaan kami jadinya terasa amat sangat lucu. Air mata kami sampai hampir terkuras habis menertawakannya.
2.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
Ngajaknya Bercanda, Nikahnya Beneran

Ngajaknya Bercanda, Nikahnya Beneran

sahut Alvin dengan wajah datar namun kalimatnya terdengar ingin melawak. Elvira terkekeh sinis, menunduk lalu mengusap keringat yang sudah membanjiri keningnya. "Ka--" "Kakak mau beliin kalung buat Lussy. Limited edition, jadi kakak butuh temen ngobrol untuk melakukan perjalanan ke sana," potong Alvin sebelum Elvira kembali bersuara. Benar dugaan Elvira, bos sekaligus sahabatnya ini sepertinya sudah mendekati tidak waras lagi. Terlihat dari sikap dan ucapannya yang sangat tidak jelas alias ngelantur.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
Jebakan Pernikahan CEO Dingin

Jebakan Pernikahan CEO Dingin

tanyanya. "Iya. Saya sudah tidak sabar membuatkan kalian cucu." Alih-alih mengucapkan dengan nada bercanda, justru Rakhan mengucapkan dengan sangat serius. Namun, reaksi Lucian sungguh di luar dugaan. Ia tertawa. Dari tempat duduknya, Mentari memandang jijik tingkah ayahnya dan Rakhan. Mereka tidak memiliki selera humor yang bagus, tapi mereka punya sifat menyebalkan yang sama, pikirnya.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 80 kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
Pemalas Penantang Dewi

Pemalas Penantang Dewi

Mereka bertiga yang sudah di dekat Murka langsung memberinya pelajaran dan menghajarnya karena malah membuat drama seenaknya sendiri. “A*nc*k! kenapa kamu malah lawak saat-saat kayak gini, njir!” “Aaawww! Aaawww! Ayolah, aku hanya bercanda!” “Dasar Iblis lawak garing, lawakanmu itu menakutkan, sialan!”
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

tambah Rahmi lagi. "Tapi pak anehnya, pak Imron pergi tanpa pamit sama mamak waktu mamak bilang tau apanya kamu tentang malu Imron, jawab dulu aku" aku memperagakan ulang cara mamak berbicara. Ket: Gawe (Kerja) Kacung (Budak) Macam itu (Seperti itu)
9.92.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
Pura-Pura Buta

Pura-Pura Buta

jawabnya membuat rasa penasaranku semakin membuncah. "Memang apa yang lucu, Om. Apakah kejadian naas yang saya alami itu lucu menurut Om?" Sungguh terlalu kalau hal itu dianggap lucu olehnya. "Bukan, bukan itu. Masa itu lucu. Nggak lah. Itu … Ryan. Keponakan Om itu yang lucu." Masih dengan terkekeh. Jawaban yang diberikan oleh Pak Darwin tidak lantas membuat kerutan di dahiku berkurang. Malah membuatku semakin menatap lekat Pak Darwin yang duduk di kursi sebelah. Kami berada di dalam mobil Pak Darwin. Di belakang, di kursi penumpang. Pak Darwin membawa serta supirnya, karena matanya sudah tidak sanggup menyetir di dalam kegelapan.
9.4652.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 22.8K kali sebagai lawakan tunggal lucu
Tampilkan Ulasan (69)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
CEO Yang Hilang Ingatan

CEO Yang Hilang Ingatan

Rambut dikepang dua di kiri dan kanan. Satu sudut bibirku terangkat naik melihat penampilan para Mahasiswa baru itu. "Ali." Aku menoleh ke arah suara. "Hahahaha!" tawaku meledak. "Iihh!? Resek, nih, Ali. Jangan ketawa, Wulan sendiri juga malu sebenarnya." Lihatlah penampilan Wulan, astaga!
1032.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
SELALU DICAP MANDUL

SELALU DICAP MANDUL

Dia berkata sambil nyelonong saja itu mulut, seakan-akan tak peduli ada hati yang terluka di sebelahnya. "Rugi ngasih nafkah ke istri kalau istrimu kagak bisa bunting, Mas. Sungguh. Apa mau saya ajari caranya?" Mulut Pak Marjan terus saja mengucapkan hal-hal yang bukan urusan dia. Jamaah lain menoleh. Ada yang terlihat tidak nyaman. Ada yang menanggapi dengan tertawa. Mungkin dikira ini adalah lawakan receh. Ada yang tersenyum menguatkan Yanto.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai lawakan tunggal lucu
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status