MARNI
**"Semalam dia sehat sehat kok, Gus. Makanya ibu kaget, tau-tau masuk kamar dia sudah mengigil."
"Mugi gur kademen biasa,"
**"Semoga demam biasa," harap Angga prihatin.
"Iya, Gus. Aamiin!"
Seketika suara ghendingan terdengar samar-samar jelas. Harum bunga kantil pun terasa memenuhi seisi dalam mobil, menyengat, dan semakin lama berubah bau amis. Angga sedikit menahan nafas, tapi baunya makin aneh, berbau b u s u k.
Hot Chapters