Terjerat Gairah Pembantu Cantik
"Sama-sama, Pak. Saya hanya ingin membantu."
Setelah beberapa menit diskusi ringan, Jean menutup pembicaraan. "Oke, kalau begitu, kamu bisa kembali ke mejamu. Pastikan semua dokumen untuk meeting berikutnya sudah siap."
"Baik, Pak," jawab Nilam sambil berdiri. Ia membungkukkan sedikit tubuhnya sebelum meninggalkan ruangan.
Saat keluar dari ruangan Jean, ia menghela napas panjang. 'Aduh, kenapa tadi aku jadi salah tingkah begini sih?' pikirnya sambil memegang pipinya yang masih terasa panas.