Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pelukis Buta Milik Sang CEO

Pelukis Buta Milik Sang CEO

desis Zaara saat mendengar penjelasan satu per satu benda seni. “Aku hanya membaca keterangan saja,” jawab Haidar merendah. “Tidak,” “Apa maksudmu tidak?” “Kamu menghafal betul benda seni di sini. Kamu tidak membaca keterangan atau apapun itu. Kamu menjelaskan berdasarkan pengetahuan dan wawasanmu dalam bidang seni. Kamu bukan pengunjung, aku keliru,” kekeh Zaara menganalisa.“Kesimpulannya kamu adalah seorang seniman, bukan pengunjung pameran,” cetus Zaara berhasil membuat Haidar melongo.
109.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
Istri Kedua sang Dosen

Istri Kedua sang Dosen

lirih Zahra sambil tertunduk lesu. Rani mencebikkan ujung bibirnya. "Is, aku udah pernah bilang sama kamu, kalau pembimbingnya pak Abian itu sulit banget, Ra. Pak Abian galak banget. Ya walaupun tampan sih, tapi untuk apa kalau galak. Is amit-amit deh, jangan sampe aku berurusan sama pak Abian" ucap Rani sambil bergidik ngeri membayangkan jika sampai berurusan dengan Abian, dosen otoriter yang terkenal galak di fakultas manajemen bisnis. Zahra menghembuskan nafasnya panjang. "Iya kamu beruntung banget tau Ran, di bimbing sama buk Laras" ucap Zahra menyebut salah satu dosen.
2.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
Terjerat Pesona Antagonis

Terjerat Pesona Antagonis

"Bu Kaluna, ini Pak Auriga, beliau adik ipar saya, salah satu dosen dari Fakultas Hukum yang katanya suka sekali dengan karya-karya Bu Kaluna. Makanya saya ajak sekalian di sesi penutupan ini." Pak Galih, Dekan Fakultas Bahasa, Seni, dan Budaya (FBSB) mengenalkan seorang pria sepantaran Edgar saat Kaluna datang menyapa seusai acara. "Halo Bu Kaluna, saya Auriga," pria itu mengulurkan tangan yang yang disambut ramah oleh Kaluna. "Kaluna," kata wanita itu singkat. Ia memang cukup canggung saat berkenalan dengan orang baru.
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
Redemption: Identitas dan Masa lalu

Redemption: Identitas dan Masa lalu

Ia berdiri dari kursinya, mengeluarkan sebuah bola yang mengambang dekat dengan mulutnya lalu menatap kedepan. “hallo murid-muridku sekalian, selamat datang di Akademi Picasso aku Profesor Idris selaku rektor akademi Picasso mengucapkan selamat untuk kalian semua yang telah berhasil masuk menjadi murid di Akademi ini” “kalian adalah orang-orang hebat dan beruntung jadi pergunakanlah kesempatan belajar di Akademi ini dengan baik dan kami akan menantikan saat kalian menjadi seorang yang profesional di bidangnya”
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
JURNALIS JENIUS MENGUNGKAP MISTERI PEMBUNUHAN

JURNALIS JENIUS MENGUNGKAP MISTERI PEMBUNUHAN

Di sana, ia bertemu dengan seorang kurator seni bernama Alex. "Hello, welcome to our gallery. I'm Alex, the curator here. Can I help you with anything?" tanya Alex sambil tersenyum ramah. Danu memperkenalkan diri dan menjelaskan bahwa ia sedang mencari inspirasi untuk melukis. "I used to paint a lot, but life got in the way. Now, I'm trying to get back into it." Alex tersenyum lebih lebar. "That's wonderful! Art is a great way to heal and express yourself. Let me show you some of our latest collections."
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 112 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dikejar Lagi oleh Istri CEOku

Dia memandang Xena, lalu mencoba bertanya, "Apa seniormu ini sudah gila?" "Sembarangan!" tegur Xena langsung sambil mengernyit. "Kalau nggak, kenapa dia bicara omong kosong seperti ini?" Luther benar-benar tidak mengerti. "Lancang sekali!" "Kurang ajar!" Begitu ucapan ini dilontarkan, para murid Istana Hawa sontak murka. Semuanya memelotot dengan galak.
8.83.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141.9K kali sebagai lecturer artinya
Tampilkan Ulasan (736)
Baca
+Pustaka
Panessa Selvia
TAMAT. jadi mnurut kesimpulan saya. luter ditingkatan transendensi roh(tingkatan paling atas kultivasi) sudah ga yg ngusik lagi, sudah bagaikan dewa. makanya dibuat hidup tenang diakhir crita. tpi masih gantung, ayahnya di atlandia masih hidup/wafat? dan Bianca tau GK luter=Gerald Bennet?
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
100 Hari Bilang Sayang

100 Hari Bilang Sayang

Emang harus dijelasin ya? "Dan juga, Mas kan dosen. Bukankah dosen dan guru itu sama. Intinya kan jobdesk sama-sama pengajar, memberikan ilmu. Cuman beda penempatan sama gelar aja yang berbeda!" tegasku yang tidak terima perkataan Prabu yang cenderung membanding-bandingkan. Kalau perlu Farel Prayoga aku undang buat nyanyi di depan mukanya.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
Berhenti Mengejarku, Pangeran!

Berhenti Mengejarku, Pangeran!

--- Duke Rowan jelas tidak berniat pergi dalam waktu dekat. Sementara Cedric mulai menjelaskan beberapa lukisan yang dipamerkan di aula dengan antusias. “Pelukis ini cukup terkenal beberapa tahun terakhir. Teknik pencahayaannya sangat unik.” Aruna mengangguk sopan. “Begitu rupanya.” Padahal ia sama sekali tidak mengerti. Baginya, lukisan itu hanya terlihat seperti seorang pria tua yang sedang duduk di taman.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
The Billionaire's Little Victim

The Billionaire's Little Victim

Di depan pintu, Sang Kurator sudah menunggu dengan pakaian musim dinginnya yang anggun, ditemani oleh seorang pria muda berkacamata yang mengenakan sweater wol tebal. "Selamat pagi, Arthur. Apakah tidurmu nyenyak semalam?" sapa Sang Kurator dengan ramah. "Selamat pagi, Nenek Kurator! Tidur Arthur nyenyak sekali, kasurnya hangat!" jawab Arthur dengan ceria. Sang Kurator kemudian memperkenalkan pria muda di sampingnya. "Arthur, ini adalah Profesor Thomas. Dia adalah ahli matematika yang akan menjadi teman belajarmu selama empat jam ke depan setiap harinya." lanjutnya memperkenalkan.
10916 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Melintasi Garis Waktu; Sekarang Elena Bukan Elina

Meski kondisinya sudah terdesak, dia masih saja mencoba peruntungannya untuk membuat Liandra meliriknya. Sayangnya, tak hanya tidak membalas rayuan menjijikan itu. Liandra justru semakin menatapnya tajam. "Menjijikan! Beginikah seorang pengajar lulusan terbaik dari luar negeri? Jika semua pengajar seperti anda, mungkin negara ini tak akan pernah maju." "Daripada menjadi seorang pengajar kenapa anda tidak menjadi pelacur saja sekalian." Sarkas Liandra dengan kejam. Ucapannya benar-benar menusuk dan terang-terangan.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai lecturer artinya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status