Pelayan Cantik Tuan Arogan
Ia bangkit perlahan, menatap pria tua itu dengan penuh hormat.
“Terima kasih, Pak,” katanya tulus.
“Aku tidak tahu apakah aku bisa memperbaiki segalanya, tapi… aku akan mencoba.”
Pria tua itu tersenyum.
“Pergilah, Nak. Laut akan mendengarkan hatimu, dan waktu akan menguji ketulusanmu.”
Gian menatap langit sore yang mulai berubah jingga. Sinar matahari menyentuh permukaan laut, membuat ombak berkilau seperti emas cair.
ตอนยอดนิยม