Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Crazy Woman

Crazy Woman

"Rafasya Aradella." ###############################
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 190 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
MATE

MATE

kata anak laki-laki berambut coklat tanpa menatap ke arahku. “Namaku Levia. Jadi, siapa nama dua pangeran kecil ini?” tanyaku yang sudah duduk menyamakan tinggiku dengan mereka. Meraka langsung menatap ke arahku dan aku hanya melemparkan senyum pada mereka. “Namaku Maro, dan aku bukan seorang pangeran”, jawab anak yang memiliki mata yang berwarna coklat terang dan rambut emas.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 281 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
BATARI

BATARI

BUGH Kulit di pergelangan tangannya robek, darah segar merembes, mengotori jok kulit mewah kendaraan tersebut. Batari hanya menatap noda merah itu tanpa berkedip. Di dalam kepalanya, Lenka terbangun, mendesis dengan tawa sarkas yang menusuk. “Lihatlah anjing pelacak ini, Batari. Dia begitu bersemangat menguasaimu, padahal dia lupa bahwa dialah serigala pertama yang merobek kulitmu di masa lalu. Biarkan dia terbakar oleh posesifnya sendiri.”
10428 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
AMPLOP LEBARAN

AMPLOP LEBARAN

ucap Vita sembari meletakkan kopi di depan pembeli. Lelaki yang sedang memainkan gadget itu mendongak. Detik berikutnya keningnya berkerut, karena merasa kenal. “Kamu Vita ya?” ujar lelaki itu. “Iya,” sahut Vita dengan dahi berkerut, “apa kita saling mengenal sebelumnya?” Lekat, tatapan Vita tertuju pada lelaki yang duduk di seberang meja. Sedikit bayangan melintas, tapi tak mampu mengenalinya.
4.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 169 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
CHAYYARA

CHAYYARA

bisik Armor tepat di telinga Chayyara. To be continued...
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 258 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
Chasing After You

Chasing After You

jawab Azka. "Leㅡleleㅡ" ish, dia kelihatan bodoh lagi kan. "Le apa?" Azka memutar bola mata. "It's Leica. D'lux seven type." Ganti Lia yang beringsut ke arah Nadila. Menyikut perutnya pelan membuat Nadila mengerutkan kening dengan raut bingung. Lia berbisik sepelan mungkin. "Emang ada kamera namanya Leica?"
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 133 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
Liara

Liara

"Kau harus menuruti apa pun mauku." Tidak sabar menuju permainan yang sangat ia inginkan, Hagan mencebik. "Memang, yang aku lakukan seharian ini apa, Liara? Kau suka sekali membuang tenaga untuk sesuatu yang tidak penting dan konyol." Mengabaikan protes itu, Liara mengeluarkan sesuatu dari saku celana. Sebuah gelang emas putih dengan inisial huruf H kecil.
9.534.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
Kelana

Kelana

jawab Arga. Lana meraih bungkusan kertas kecil itu dan membukanya. Sebuah untaian tali berwarna biru tua dengan liontin berwarna keperakan berbentuk kompas. Belum selesai kebingungan Lana, Arga mengambil untaian gelang tali itu dari tangan Lana dan meraih tangan kiri Lana. Ia memasangkannya di pergelangan tangan Lana.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
LARA

LARA

Ia kelelahan setelah berlari begitu jauh. "Nih, minum dulu aja," ucap Patrick sambil turun dari motornya dan menyodorkan sebotol air minum kepada Sarah. Sarah kemudian meminum air minum pemberian Patrick. "Pulang bareng aku aja. Aku bawa helem dua nih," ajak Patrick sambil memberikan helm bogo warna coklat kepada Sarah. Tanpa pikir panjang. Sarah kemudian memakai helm bogo warna coklat pemberian Patrick.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 59 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
MAWAR

MAWAR

Lagipula dia hanya memukul pria itu hingga wajahnya babak belur, tidak lebih. Farrel menggeleng maklum. "Ngomong-ngomong, pelayanmu itu sangat cantik. Setidaknya malam ini aku tidak akan kesepian," Farrel meminum teh hijaunya dengan perlahan, tatapannya lurus pada pelayan yang mempunyai bokong indah itu. "Bagaimana mungkin kau merayu seorang pelayan heh? Apa selera mu sudah pindah kasta?"
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai lelap
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status