DANGEROUS LOVE
kata Remo dengan mata masih setengah tertutup.
Jenar langsung mengedarkan pandangannya. Memang benar, kamar luas serba putih ini bukan kamarnya, luasnya saja setara seperti luas rumah ibunya, dengan dinding kaca dan perabotan serba kayu yang terlihat sangat mahal. TV raksasa, lampu kamar yang tinggi, dan berbagai piagam penghargaan yang dipajang di lemari kaca, bahkan lantainya saja terbuat dari marmer yang sepertinya bernilai miliaran. Jenar tak tahu sama sekali kenapa dia bisa ada di sini.
Remo menunjuk Jenar dengan sembrono, "Ngapain ditutup? Gue udah liat semuanya, gak ada yang menarik!"
Bab Populer