Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Please Let Me

Please Let Me

Masih banyak pertanyaan yang masih membuatnya bingung. “Vi?” Vanilla juga bingung mengapa Ravi masih disini. Padahal, waktu telah menunjukkan pukul 8. Seharusnya ia sudah pulang bersama seluruh temannya. SYUUU. DARR DARR. Bunyi kembang api meriahkan pembukaan acara musik itu. Menandakan bahwa konser akan dilangsungkan secara meriah. Namun, mereka berdua masih terdiam di posisinya masing-masing. Vanilla masih duduk di bangku, serta Ravi yang masih berdiri diam melihat perempuan di hadapannya itu.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 159 kali sebagai let's rock
Baca
+Pustaka
Let Me

Let Me

Setelah itu memberi perintah pada Mario yang menarik napas. Tahan, sebentar saja, sebelum Mario membuka bibir dan pita suara, Mario membawa tangan kanannya menggenggam tangan kiri Maria. "I accept getting married to Maria Rosallinda." Semakin erat menggenggam. "In good, health and illness, when happy or sad, when rich or poor, until death separates us." Selesai, Mario yakin, tali pernikahan pasti membawa berkah untuk hubungan ini.
104.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai let's rock
Baca
+Pustaka
It's Ok! Let's Go!

It's Ok! Let's Go!

jawab Mas Joni. “Tujuh? Kalian nggak capek nyanyi sekaligus tujuh lagu?” tanyaku kaget. “Ini acara spesial, jadi kami harus bekerja keras di sini!” kata Mas Keyjo. “Kalau begitu panggil aku nanti jika kalian membutuhkan bantuanku!” kataku yang khawatir dengan mereka karena harus menyanyikan banyak lagu ditambah harus dengan gerakan dance.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 100 kali sebagai let's rock
Baca
+Pustaka
Let's Play With Me

Let's Play With Me

Beatrice tak percaya. “Apa kalian lupa? Hari ini adalah peluncuran perdana pejudian Tn. Edgar. Let’s Play With Me.” Cora bangkit dari duduknya lalu ikut melangkah masuk ke lift. Ekspresi datarnya sangat susah dibaca.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 253 kali sebagai let's rock
Baca
+Pustaka
Let Us Love in Distance

Let Us Love in Distance

Seperti robot, Eritha mulai berbalik ke arah Arlando dan membalas tatapan matanya. "Bukankah kemarin aku memintamu untuk menunggu?" tanya Arlando tiba-tiba yang dijawab dengan suara terbata-bata. "Eh? Um, ya." "Jawabanku untuk pernyataanmu adalah 'ya'," ucap Arlando yang perlahan mulai diiringi dengan suara sorakan semua orang. "Eh?!" "Jadi kita resmi berpacaran sekarang. Hari ini adalah hari pertama kita," tambah Arlando yang membuat hiruk-pikuk ruangan tersebut kian menjadi-jadi.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai let's rock
Baca
+Pustaka
Let You Go

Let You Go

ejek Loco dengan ringan sembari melangkahkan kakinya menuju ke dapur rumah mewah itu. "Dia sudah izin dengan ku," ucap Kanaya malas sembari kembali memperhatikan televisi LCD besarnya yang saat ini sedang menampilkan salah satu film horor dengan rating tertinggi di situs review film IMDb, Let The Right One In. "Dia sudah izin denganmu? Dan kau mengizinkannya?" tanya Loco sembari menaikkan kedua alisnya. Dengan kedua tangannya yang sedang membawa mangkuk berisi sereal dengan susu, Loco berjalan dengan santai menuju ke sofa yang saat ini tengah diduduki oleh Kanaya.
106.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 197 kali sebagai let's rock
Baca
+Pustaka
Let Me Go

Let Me Go

“Iseng banget sih lo?! Nyebelin banget!” “Sorry… sorry. Gue traktir makan apapun yang lo mau deh. Nggak tega gue, lo sampe nangis kayak gitu.” “Bener ya? Apapun yang gue mau?” “Iya, bawel. Cepetan. Gue laper.” “Oke. Gue pengen makan barbeque-an. Yang all you can eat tapi ya.” “Buset! Yakin lo?”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai let's rock
Baca
+Pustaka
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status