Gairah Sang CEO Muda
ujar Leo sambil melirik ke arah jendela, di mana ribuan lampu kota menyala satu per satu—bukan sebagai beban tagihan bagi penduduknya, melainkan sebagai bukti bahwa manusia akhirnya berhasil menjinakkan api tanpa harus membakar diri mereka sendiri.
Mumu meluncur masuk ke ruangan, membawa nampan berisi teh hangat. Lampu sensornya berkedip hijau lembut. "Peringatan: Tingkat ketegangan di ruangan ini berada di titik terendah. Rekomendasi: Lanjutkan sesi bernostalgia ini sebelum waktu makan malam keluarga dimulai."
Leo dan Daniel tertawa bersama. Di luar sana, dunia terus berputar, jauh lebih terang dan jauh lebih adil daripada yang pernah mereka bayangkan sebelumnya.