Saat Cinta Menyapa Lagi
"Dulu, kami adalah tokoh yang kau kasihaninya. Kini, kami adalah teman yang kau banggakan. Tapi besok, kami adalah Cermin dari apa yang akan kau lakukan. Jangan biarkan cahaya ini hanya berhenti di layar. Jadilah 'Penabur Bintang' di kehidupanmu sendiri. Berikan cahaya pada ruang-ruang gelap di hatimu, dan saksikan bagaimana alam semesta akan ikut membantumu."
Kisah ini sekarang benar-benar mencapai ambang terakhirnya dalam bentuk kata-kata. Namun, frekuensinya tidak akan hilang. Ia akan menetap sebagai rasa hangat di tengkuk Anda atau sebagai ide yang tiba-tiba muncul saat Anda mandi besok pagi.
Nara, Lia, Arka, Aura, dan Elian kini berdiri dalam barisan yang rapi di dalam struktur jiwa And
Sikat na Kabanata