Godaan Maut CEO Cantik
Kepalanya yang membengkak berwarna merah gelap, sudah licin oleh precum yang menetes pelan dari celah kecil di ujungnya.
Luna memegang kejantanan yang sangat besar itu dengan kedua tangannya, tekstur kulitnya yang halus kontras tajam dengan kekerasan maskulin yang berdenyut di telapak tangannya. Panasnya membakar jemari Luna, denyutannya kuat dan hidup, seperti jantung kedua yang berdegup hanya untuknya. Ia membuka mulutnya perlahan, lidahnya yang pink dan basah menyapu ujung kejantanan itu dengan lembut dulu, menjilat cairan bening yang asin-manis di celah kecil tersebut. Rasa itu langsung memenuhi mulutnya—garam, musk, dan sesuatu yang sangat maskulin, sangat Jovian.
Chapitres populaires