Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Memikat Hati Tetangga

Memikat Hati Tetangga

Tatapan Mata “Tapi, Mas ... kan, bisa cari pembantu buat bantuin aku ngurus rumah sebesar ini sendiri, sekarang aku lagi hamil terus terang aku tidak sanggup, Mas!” “Nah, makanya jangan hamil dulu ... sudah tahu repot kalau punya anak!” tandas Warsi dengan tatapan culas.
101.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Kala Cinta Menyapa

Kala Cinta Menyapa

Tatapan mata gadis itu seperti mengundang hasratnya. Tertawa kecil, sekadar untuk menghilangkan kegugupannya, Airlangga menjawab, “Tidak.” “Tidak?” Ells terkejut dan heran, tetap menjilati jemarinya. Jari manisnya. “Kita sudah sampai.” “Sampai?” menjilati kelingkingnya. Ugh…. Berikan tanganmu, biar aku yang bersihkan. “Ya. Rumah ini tujuan akhir kita.”
1010.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Tak Lagi Berharap

Tak Lagi Berharap

Bekas luka yang menemaniku selama tiga belas tahun tiba-tiba hilang. Air mataku langsung mengalir. Kubuka kembali buku harian itu. Di sana muncul kalimat baru, tulisannya miring dan tidak teratur, seolah-olah penulisnya tidak bertenaga. [Citra, aku berhasil menyelamatkanmu.] Setelah emosiku tenang, aku pun membalas.
5.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 176 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Takkan Kembali Lagi

Takkan Kembali Lagi

Aku menyeka air mata dari sudut mataku dan menatap langit kelabu di luar jendela. Seperti biasa, musim hujan di sini terasa dingin. Ponselku pun berdering. Telepon dari Vincent. "Abella, apa kamu habis mengeluh pada ayahku lagi?" "Syafana dan aku akhirnya punya waktu berduaan, tapi kamu malah mengacaukannya!"
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Tapi sorot matanya menunjukkan bahwa ia bukan lagi Luna yang dulu. “Aku cuma mau bilang,” ucapnya memulai, “kadang kita pikir mimpi itu terlalu jauh, atau kita terlalu kecil. Tapi ternyata, kadang yang dibutuhkan cuma satu hal: keberanian untuk mulai. Dan aku mulai di sini, bersama kalian semua.” Ia membawakan lagu terakhirnya malam itu: “Langkah Pertama.” Lagu yang ia tulis sendiri, dalam semalam penuh perenungan dan air mata. Tentang keberangkatan, harapan, dan rumah yang selalu ditinggalkan tapi tak pernah ditinggal.
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Pintu Tertutup, Begitu Juga Hatiku

Suara pecahnya tabung air berpadu dengan tatapan garang di sudut matanya, membuat seluruh ruang tamu diselimuti tekanan yang mencekam. Para pembantu di sekitarnya menahan napas, menyusut ketakutan di sudut dinding. Pak Harto, kepala pelayan yang sudah setia bertahun-tahun, memberanikan diri maju selangkah, suaranya bergetar pelan. "Tuan, Nyonya hanya merasa ruangan terlalu pengap, jadi membuka jendela sebentar. Lagipula anginnya tidak kencang hari itu. Mungkin Nona Aruni lupa menutup selimut waktu tidur ...."
2.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

Suami Pelitku Menyesal Setelah Berpisah Denganku

🥀🥀🥀🥀 #Pov Laras Aku terbangun di kala sang surya mulai menyapa, cahayanya mengintip melalui sela-sela gorden yang tersingkap oleh hembusan kipas angin yang menyala sepanjang malam. Lantunan lagu Jambi 'Tapisah Dek Urang Tuo' terdengar berkali-kali dari handphoneku pertanda ada panggilan masuk.
1022.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 657 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Menikah dengan Sahabat

Menikah dengan Sahabat

Tatapan yang membuat Dita berdebar-debar. Tak lama, alunan musik mulai mengiringi lagu yang Radit nyanyikan. [Inginku bukan hanya jadi temanmu Atau sekedar sahabatmu Yang rajin dengar ceritamu Tak perlu hanya kau lihat ketulusan Yang sebenarnya Tak kusangkal Kadang kuhilang kesabaran Mungkinkah akan segera mengerti Seiring jalannya hari
1014.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 447 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Cinta Para Cassanova

Cinta Para Cassanova

Hello it's me (Halo, ini aku) I was wondering if after all these years you'd like to meet (Aku bertanya-tanya setelah sekian lama apakah kamu mau bertemu) To go over everything (Menyelesaikan semuanya) They say that time's supposed to heal ya but I ain't dont much healing (Orang-orang bilang waktu bisa menyembuhkan tapi tidak untukku) Hello can you hear me? (Halo, apa kau mendengarku?) Saat Arumi menyanyikan bunyi sajak pertama lagi itu, ia menatap Dava dalam-dalam. Bait itu mewakili semua yang ingin ia bilang pada Dava.
9.824.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 762 kali sebagai lirik berawal dari tatap
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status