Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

The Story of Jawata: Pusaka Ajaib

'Jiwa pecinta lahir Tentukan warna hatimu Bukan tujuh pelangi Namun berjuta rona' Bait awal syair terlontar dan hafal di luar kepala. Muncul dari lantunan Taja dengan khidmat. "Tuan Muda Taja ...," hampir semua bibir tak terasa mengucap namanya. Sembari pandangan mata tertuju pada sosok Taja melangkah di antara pelataran. Kemudian ia mulai menggerakkan jurus tarian lengan dengan gagah.
109.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 250 kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

“Kita mulai dari lagu mana dulu?” Luna menggeser notebook-nya, lalu membuka halaman baru. “Gimana kalau kita mulai dari yang paling jujur—tapi belum pernah kita rilis. Lagu yang kita tulis waktu kita udah nggak bareng, tapi masih saling denger dari jauh.”
101.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
Istri yang Tak Kau Harapkan

Istri yang Tak Kau Harapkan

“Ya, aku nggak tahu petualangan ranjang suamimu--kuharap sih nggak. “Tapi coba resapi liriknya. Bait pertamanya aja udah nyentil kamu banget kan.” Hafi memilih repeat agar lagu tersebut terputar dari awal dan ia sengaja ikut menyanyikan liriknya. Membuat Kristal cemberut karena apa yang dikatakan Hafi ternyata benar.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Tak Berbalas: Aku Ingin Cerai Darimu!

Cinta Tak Berbalas: Aku Ingin Cerai Darimu!

Tatapannya yang tajam memperhatikan setiap detail di sekitar panggung, mencari tahu apa yang menyebabkan perasaan tidak nyaman itu. Sesekali, dia melirik ke atas plafon. Sinar lampur berwarna-warni membuat pandangannya tidak jelas, tetapi dia tetap berusaha memperhatikan semuanya. Lagu pertama dimulai, dan Nayla dengan suaranya yang merdu mulai menyanyikan lirik-lirik yang menyentuh hati.
10172.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 5.0K kali sebagai berawal dari tatap lirik
Tampilkan Ulasan (30)
Baca
+Pustaka
Runayanti
Hai pembaca ku, terimakasih karena sudah setia membaca karyaku. Terimakasih juga atas dukungan yang sudah diberikan. Maaf bila selama seminggu ini, penulis hanya update 1 bab. Akan ditambah update nya mulai awal bulan. Tetap membaca ya, lope u pulll♡♡...︎...︎♡♡
Indah Fitriya Mahfud
jangan2 bayi yang cowo itu bayi nya Nayla jangan2 ga hanya laporan DNA aja yg di tuker tapi bayi nya juga, kasihan Nayla nya lah, udah ga bahagia, anak lahir prematur, walaupun sempet di bohongin anaknya udah meninggoy.. di tuduh udah selingkuh juga sama Xavier, jdi Xavier kira itu bukan anaknya
Baca Semua Ulasan
BENIH KAKAK IPAR

BENIH KAKAK IPAR

Nayla menghentikan kegiatannya sejenak, dia kembali menata otak untuk tidak mengingat laki-laki yang telah menoreh luka pada hatinya. “Kau tidak apa-apa? Kenapa justru terdiam?” tegur Lira. Wanita itu menatap penuh selidik kepada sahabatnya. “Tidak. Aku baik-baik saja.” Keduanya melanjutkan sarapan di hari Senin pagi itu. Suara musim mengalun merdu di antara keduanya. Lira suka sekali dengan musik. Tidak heran jika hampir setiap hari jika dirinya aberada di rumah, tempat itu tidak akan sepi meski hanya mereka berdua yang menempati.
9.613.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 509 kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Jerat Candu Tuan Muda Kejam

Aku melanjutkan lirik yang Dara nyanyikan, tak peduli dengan tatapan laser yang ditunjukkan Kang Epen. "Juk ijak ijuk ijak ijuk kereta berangkat." "Loh, kok ke situ, Uti?" Dara mengoreksi sembari melongokkan kepala ke depan, aku yang baru sadar menggaruk kepala. Bingung sendiri. "Eh, emang harusnya apa?" "Tuk-tik-tak-tik, tuk-tik-tak, suara sepatu kuda." Dara membetulkan.
2.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

Hubungan Rahasia Dengan Tunangan Duke

nada itu terus berulang layaknya pertemuan sederhana sebelum perpisahan yang nyata. nada kini kembali dimainkan dengan dua nada yang berbeda. aku masih belum menemukan lirik yang tepat. namun, kubiarkan diriku terhanyut kedalamnya hingga lirik spontan itu kembali terlintas dikepalaku. aku tidak yakin, apakah ini lirik yang sama dengan apa yang kunyanyikan sebelumnya, tapi rasanya tetap masuk akal jika lirik kunyanyikan berbeda dengan lirik yang kunyanyikan sebelumnya.
101.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Pembalasan Elegan Sang Mantan Istri

Linar merogoh tas tangan dan menemukan airpodsnya dan disambungkan dengan gawainya, dan menemukan lagu yang liriknya terjadi pada dirinya. Dulu memang kita saling bersama🎶 Ku mengira tulus dalam kata Tapi kini kamu memang berbeda Ku terluka untuk selamanya🎶 Caramu yang membuat diriku jauh 🎶 Kecewa di dalam hatiku Ku tak mengerti cinta Indahnya hanya di awal ku rasa Mengapa kau benar Dan aku selalu salah🎶 Kini memang kita saling berpisah
8.727.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 572 kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

JANDA MENAWAN DIKEJAR CINTA BRONDONG SULTAN

Begitu mengucap salam saat sudah melewati pintu ruang utama, dada Tarissa kembali sesak kala telinganya menangkap lantunan lirik lagu dari kamar Abib. Pas aku dolan jebul ketemu kowe neng dalan~~ Kowe konangan gendakan~~ Ngomongo~~ jalukmu piye~~ Tak turutane~~ tak usahakne~~ Aku ra masalah~~ yen kon berjuang dewe~~ Sing penting kowe bahagia endinge~~ Abib yang baru keluar dari arah dapur dengan mengusap-usap rambut basahnya malah menyyahut,
1036.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
Sang Penjaga Pajajaran

Sang Penjaga Pajajaran

Arus yang semula tenang kini berputar pelan membentuk pola layung di permukaannya. Dari air itu keluar gema halus, seperti suara yang bernyanyi dalam bahasa yang tak dikenal manusia modern. “Sangkaning rasa kudu nyanghiyang rasa…” (Asal kehidupan harus kembali pada rasa…) Larisa menatap ke air itu, matanya membesar. “Aku bisa mendengarnya!” Ratih tersenyum. “Sekarang kau sudah mulai mendengar seperti kami.”
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 27 kali sebagai berawal dari tatap lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status