Kontrak Sang Pengantin
“Jangan minta maaf lagi karena kamu nggak salah, akulah yang salah karena terlalu percaya sama kamu. Akulah yang salah karena terlalu mencintaimu. Pergilah dari hadapanku, aku nggak mau ngeliat kamu lagi.”
"Cinta palsu? Apa maksudmu?" tanya Gara, tatapannya lekat pada Jennie, mencari jawaban di mata yang dulu penuh kasih itu. "Aku sungguh mencintaimu, Biggie." Namun, setiap kata tulus yang terucap dari bibir Gara seolah tertelan oleh jurang kesalahpahaman yang menganga. Ia tak pernah tahu, badai amarah Jennie berpusat pada satu keyakinan yang menghancurkan: bahwa cinta Gara hanyalah topeng, sebuah tipuan keji untuk meruntuhkan benteng ibunya.
Bab Populer