Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Janda Kembang

Janda Kembang

Saras menunduk sambil menggerutu dalam hati, "Aku risih dengan suara gemerincing gelang yang dia pakai, kalau dia gerak pasti bunyi, mirip bunyi orang India yang menari di film India yang di televisi, kalau cantik sih gak apa-apa, ini gembrot, mana menor lagi, rasanya pingin ketawa, takut dia tersinggung." "Kenapa senyum-senyum sendiri? Oh, kamu pasti senang ya! Karena sekarang kamu jadi janda, kamu pikir akan dapat warisan dari suamiku?" "Tidak Bu, aku-" "Jangan panggil aku Bu! Panggil aku Nyai Daminah!" bentak Daminah. "Oo, baik Nyai Daminah." "Nah, begitu baru enak didengar." 'Aduh, wanita ini rasanya ingin aku templok masker cabe satu kilo deh! Mulutnya itu pingin aku ikat biar tak bicar
106.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
Cinta yang Tertukar

Cinta yang Tertukar

Jadi, Kakek Susilo dan Yara, bernyanyi bersama dengan musik. "Dia bilang rasa sakit dalam badai ini nggak ada apa-apanya. Jangan takut untuk mengeringkan air matamu, setidaknya kita masih punya mimpi ...." Yudha, 'Kenapa begitu berisik?' "Rangkai hatiku hatimu bersama-sama, biarkan semua menantikan panggilan masa depan ...." Yudha, 'Aku mau bekerja, aku suka bekerja!'
9.6197.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.9K kali sebagai lirik jera dangdut
Tampilkan Ulasan (65)
Baca
+Pustaka
Tna Sr
ceritanya keputus dan gak jelas lanjutanny dijudul apa. banyak yg tanya dan penulis no respon. Ide cerita dan ceritanya ini agak mirip dgn judul lain yg pernah saya baca tamat. saya anggap ini duplikasinya dgn versi penulis.
Melisa
Ceritanya mufah di tebak karena melanie selalu bisa curi hasil rara. Dan selalu berulang banyak cerita yang mirip karena tokoh utama tang terlalu bodoh. Saya pastikan tidak akan lanjut membaca klo alurnya monoton begini. Mgkin buat penulis bisa di kasih kesempatan Buat rara membuktikan hasil karyany
Baca Semua Ulasan
Salah Sebut Nama

Salah Sebut Nama

Panitia terus mengaba-aba dan menerangkan cara bermainnya. Lagu berjudul Hello Dangdut yang dibawakan oleh penyanyi tanah air Rita Sugiarto mulai terdengar menghimbur sekaligus menjadi lagu pengiring joget balon. Halo, halo, halo Yang-yang-yang, dogoyang-goyang-yang (Digoyang) Dut-dut-dut, yok kita berdangdut (berdangdut) Yang, digoyang, digoyang-yang ….
1042.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 973 kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
PANGGUNG HEBOH

PANGGUNG HEBOH

"Kau buat ku s'perti kesambet, kau buat dompetku rapet. Begitu cintamu kudapet, eh kamu itu jeruk sepet." Syair asli dibuat dalam bahasa Melayu sebetulnya. Namun setelah di Jakarta, BJ mengubah untuk terdengar lebih kekinian dan gaul. Dan ide itu cukup cemerlang karena buktinya di dalam bis, saat itu, para penonton sangat menikmati. Sopir dan kernet pun demikian. Mereka begitu menikmati dan tak lagi peduli ketika di beberapa halte yang seharusnya berhenti sopir tetap saja melajukan kendaraannya. "Juminten oh Juminten, Jadilah Jumali kembali. Juminten oh Jumintan, masa‘ jeruk minum jeruk..."
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 299 kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

JERITAN HATI SANG KUNTILANAK

Membuat lidahku luntang-lantung tidak karuan. "Dengar, ya, Bulan! Kau tidak perlu memanas-manasi aku. Aku percaya sama Rara. Dia tidak akan segampang dan semudah itu memasukkan lelaki otak kotor macam kau ini! Jangan coba-coba merusak cintaku dengan Rara, Bulan! Atau kubikin hangus perkutut tak bergunamu ini!" Aku menjerit ketika tanpa kuduga, Bang Arya menyentil goreng pisang di dalam celanaku. Sukses dia membuatku melejang-lejang seperti ayam siap disembelih.
9.93.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 72 kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

Kabut tipis dari pegunungan mulai turun, sehingga pandangan mereka menjadi tidak jelas. Samar-samar terdengar suara perempuan yang sedang menyanyi. Lebih tepatnya suara perempuan yang sedang menyinden. Suaranya begitu menyeramkan. Seluruh lirik lagunya berbahasa jawa. Konon, lagu itu dipercaya untuk memanggil roh halus. "Nek, ini bukannya lagu Lingsir Wengi?" "Iya, Nduk. Sebaiknya cepat kita masuk! Ayo!"
1025.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
Payung Yang Jebol

Payung Yang Jebol

Jegag-jegug baungan kidul ratan Jer sekar setaman nyi randa kalpika Jugrug ketaman wiriding alif Jaganana tha, nyai Jangkepe manungsa nora bandha donya Jeneh sira amemundhi memedi Jayanen kautaman Jatining janma amung wenang amarsudi Ja ngaya nggembol lali Syair yang memuat point randa atau janda itu dirasa Sarni Trilili nyenges dirinya. Ada rasa sir di hatinya. Sakit, agak sakit. “Kita pulang, Rip.” “Sebentar, Mbakyu. Biar mereka makan kaca dulu.” “Lho, ini bukan jaran kepang atau jathilan.” Surip Sasawati ngeyel, “Tapi di desa ‘be’ tadi siang mereka ngremus kaca, kok.”
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
Cinta Ipar Duda

Cinta Ipar Duda

Dan … dulu pernah kau pun bilang Tak akan pernah tinggalkanku … sumpah Mungkin … kau lupa Aku pernah jadi yang tersayang Aku pernah jadi yang paling kau cinta Mungkin kau lupa Dan di saat sang penggoda datang Kau biarkan dia hancurkan istanaku Sekarang … kau lupa aku ratumu (Tata Janeta feat Maya Estianty) Air mata mengalir tanpa dapat ditahan. “Sialan! Bagaimana mungkin acara launching disuguhi lagu beginian? Siapa sih, yang usil? Masa launching diiringi lagu yang bikin mewek gini!” rutukku sambil mengusap sudut mata. Mana aku merasa ditampar dengan lagu ini.
1087.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Melahirkan

Dicampakkan Setelah Melahirkan

Seorang gadis cantik berusia dua lima tahun yang mendadak terkenal karena mengcover lagu milik Kristina Lunara Pohan, seorang penyanyi senior Indo. Jeena seketika menjatuhkan remote televisi ketika mendengar lagu baru yang dinyanyikan oleh Valeria Latjuba. Ia merasa tidak asing dengan lagu tersebut. “Apa? Mengapa bisa sama dengan lagu yang kubuat?” gumam Jeena saat baru menyadari jika lagu yang dinyanyikan oleh Valeria Latjuba mirip dengan lagu hasil ciptaannya. Hanya saja, liriknya berbeda. Mengapa bisa sama persis?
1036.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 802 kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
Atas Nama Pohon Suci

Atas Nama Pohon Suci

“Apa salah dan dosaku, sayang. Cinta suciku kau buang-buang. Lihat jurus yang kan ku berikan. Jaran goyang, jaran goyang.” Begitulah petikan sebagian lirik dari lagu dangdut bertajuk ‘Jaran Goyang’ dari Nella Kharisma. Kentung, Kicung dan Pay bergoyang tari jaipongan. Mereka tampak menghayati. Sementara aku, terkekeh-kekeh melihat ulah mereka. Memang, lagu dangdut boleh dikatakan sebagai representasi umat. Soalnya, syair-syairnya dekat dengan kehidupan rakyat jelata.
105.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai lirik jera dangdut
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status