Suara Desahan Di Kamar Iparku
Raya tak ingin Ravi melihat kemarahannya, sebab Raya takut, jika Ravi berpikir jika ia benar-benar merasa baper oleh perkataannya.
Ravi berjongkok, mensejajarkan tinggi tubuhnya dengan gadis kecil itu. Kedua tangannya memegang pundak Cahaya.
"Cahaya, kita pulang ya. Kan udah ketemu sama Bunda. Udah sore juga. Bunda mau pulang. Ok?" ucap Ravi.
"Katanya Bunda kita bawa pulang?" tanya Cahaya dengan polos.
"Nanti, ya, kita bawa pulang. Bunda mau pulang dulu ke rumahnya. Besok-besok kalau kangen, kita ke sini lagi."