Lara Dan Rasa
Lara Sandyakalasahabat ku cintakucerita meremas susu pacaradikku kekasihkucerita pegang susu pacar
“Untuk hatiku, untuk diriku, dan untuk ragaku sendiri. Untuk cahaya puteri dariku cahaya puteri. Yuk Kita berdamai! Yuk kita berhadapan sama luka! Yuk kita hidup berdampingan sama luka, dan duka lara. Aku yakin rencana tuhan itu indah.”
Cahaya membacakan dengan lantang. Ia membaca dengan tangisan yang membuat terisak….dengan air mata yang sesekali ia bersihkan karena nafasnya seperti kehabisan oksigen ketika membacakan isi hati yang ditulis penuh kejujuran.
Buku itu langsung di tutup rapat. Cahaya mengganti semua pakaiannya untuk tidur, menata hidup yang lebih baik.
***
Hot Chapters