RINDU SETELAH BERCERAI
Kuoacu motorku begitu rintik hujan menipis, kuterobos rumpun bambu yang terlihat menyeramkan di malam hari karena gelap demi untuk memastikan bahwa Mas Rudi tidak membohongiku.
Benar saja sesampainya di rumah ayah dan ibu, keadaan sangat ramai, tempat yang biasa digunakan anggota keluarga kami untuk berkumpul dan menyaksikan ajang pencarian bakat penyanyi dangdut, sedang penuh dan para kerabat dan uwak ada di sana.
Saat membuka pintu ruang tamu dan mengucapkan salam semua mata tertuju padaku.
"Eh, ada Fatimah, kebetulan kami sedang membicarakanmu," ucap Wak Hardi.
ตอนยอดนิยม