Satu Kali Lagi, Mas
“Mantan kamu dulu itu.”
“Shanum. Namanya Shanum, Ma.”
Mendengar namanya disebut, Shanum menutup mulutnya dengan telapak tangan. Tubuhnya bergetar halus, ia takut pintu tiba-tiba terbuka.
“Yah, terserah siapa pun namanya,” jawab Ralin terdengar sangat malas.
“Ma—”
“Dengerin mama dulu, Pran,” potong Ralin terdengar sedikit emosi. “Dua kali kamu berurusan sama dia, dua kali juga kamu hampir terlibat dalam hukum.”
Bab Populer