Suara Lobo yang hangat dan sedikit serak bikin aku selalu memperhatikan tiap kata di 'How Can I Tell Her'. Saat aku bandingkan beberapa terjemahan yang beredar, yang paling sering keliatan salah bukan pada kosakata dasar, tapi pada nuansa: pilihan kata yang terlalu modern, penambahan kata untuk mempertahankan rima, atau malah menerjemahkan idiom secara harfiah sehingga maknanya berubah.
Menurut pengamatanku, terjemahan yang akurat itu dua lapis. Lapisan pertama adalah terjemahan literal—apakah subjek, waktu, dan makna dasar tetap sama. Lapisan kedua lebih penting buat lagu: apakah emosi dan niat aslinya tersampaikan. Banyak versi online menukar kata-kata demi ritme atau supaya terdengar puitis dalam bahasa Indonesia, padahal itu membuat pesan lagu terasa lebih melodramatis atau malah datar. Jadi, kalau kamu lihat terjemahan yang mempertahankan kesederhanaan dan kerentanan lirik aslinya tanpa menambahkan hiperbola, kemungkinan besar itu lebih akurat.
Kalau mau cek sendiri, coba baca terjemahan sambil dengar lagunya dan perhatikan apakah kalimat terjemahan cocok dengan ekspresi vokal. Kalau tidak selaras, besar kemungkinan terjemahan itu obah makna. Aku biasanya menyimpan dua versi: satu literal dan satu versi yang ‘dinamis’ untuk dinyanyikan, dan itu membantu memahami inti lagu tanpa kehilangan rasa aslinya.