Suamiku Jadul
Duduk manis di bawah Langsat
Tidurlah Nak tidurlah cantik
Tidak tahukah kau ini malam Jumat"
Begitu nyanyian Bang Parlindungan, aku memegang mulut menahan tawa Sepertinya Cantik sudah tidur, Bang Parlin lalu mengangkatnya pelan-pelan ke ranjang bayi. Bang Parlin jika mau berhubungan, dia tidak mau di dekat anak, biarpun anak- sudah tidur, biarpun bayi. Ranjang bayi itu disekat dengan tirai.
Bang Parlin lalu naik ke tempat tidur, mulai beraksi.
"Tunggu, Bang," kataku.
"Hmm,"
"Aku mau nyanyi,"
"Wah, asyikk!"
"Sungguh lah enak si buah Langsat
Tapi sayang seribu sayang, belum ranum buah Langsat.
Sungguh enak bermalam Jumat
Tapi sayang seribu sayang, Malam Jumat lagi dapat," kataku seraya menunju