SETELAH KAU PERGI
****
Duduk di pojok kantin, terhalang oleh pengunjung yang lain, Hellena bersusah payah menyembunyikan bahunya yang berguncang.
Air mata sialan itu dengan lancang membasahi kedua kelopak matanya. Susah ditahan.
Aksara, berbulan-bulan aku merindumu meski luka hatikuku teramat dalam, beratus hari aku memeluk bayanganmu dalam setiap doaku, berharap ada keajaiban, ada kebenaran yang terungkap, ada rasa yang bisa kurekat kembali.
Tololnya aku masih berharap keajaiban cinta, bahkan setelah hampir sembilan bulan kupergi, kebencian itu kadang masih tergambar nyata di prilakumu.