My Stalker is a Vampire
"Ya, aku sangat mencintaimu."
Bibirku bergetar. Untuk berkata-kata saja susah apalagi untuk percaya. Coba saja, ia mengatakannya dulu, setahun atau dua tahun yang lalu. Maka, dengan senang hati aku membalasnya. Kalau sekarang, aku tidak tahu, terasa mengganjal.
"Jangan berbohong!" Aku menatapnya marah.
"Tidak, Mika. jika saja kau bisa mendengar suara dihatiku juga, mungkin kau akan tahu betapa aku merindukanmu, dua tahun ini sama gilanya dengan apa yang kau rasakan."
الفصول الرائجة