Di Balik Tirai
Kali ini, pesan singkat muncul di layarnya: “Bawa dirimu sendiri. Tinggalkan pisau itu. Aku tahu apa yang kau sembunyikan.”
Maria berdiri diam di tengah jalan setapak yang gelap, hanya diterangi oleh bulan purnama di atasnya. Angin dingin malam menyapu wajahnya, membuat jaket tipis yang ia kenakan terasa tidak berguna. Ponselnya masih berada di tangan, dengan pesan terakhir dari Rizal terpampang di layar. “Bawa dirimu sendiri. Tinggalkan pisau itu. Aku tahu apa yang kau sembunyikan.” Pesan itu seperti belati yang menghantam jantungnya, menunjukkan betapa Rizal selalu satu langkah di depannya.