Saat Cinta Menyerah
“Zayn, aku… “ Suaraku terdengar lirih dan sedikit bergetar.
Aku lelah. Bukan hanya tubuh, tapi juga hati.
Tanpa sengaja, balon di tanganku meledak.
Duar!
Zayn pun mengerutkan alisnya.
“Ini sudah larut, Manda, kalau mau marah, pakai cara lain. Gimana kalau tetangga dengar?” ucapnya dengan nada keras yang belum pernah kudengar sebelumnya.
Selena lebih penting daripada ulang tahun pernikahan, lalu harga diri lebih berharga daripada aku.
الفصول الرائجة