Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Biarkan Aku Bahagia Meski Sekejap

Khilaf yang pernah aku lakukan dahulu Tak berniat untuk menyakiti hatimu Oh, ibu (ibu) Cintamu tak mengenal waktu Kasihmu menyadarkan aku Tak ada yang lebih darimu Oh, ibu Apakah 'ku mampu membalas Semua yang telah kau beri dengan ikhlas? Nyawa pun rela 'kan kulepas Oh, ibu Doamu 'kan menuntun jalanku Cahaya terang dalam gelap langkahku Ke surga di kakimu Oh, menuju surga di kakimu (Oh, ibu) (Oh, ibu) Do'a Ibu by Armada Band
1010.6K viewsCompletedAdded to Library 286 Times as lirik merelakan
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.5K viewsCompletedAdded to Library 178 Times as lirik merelakan
Read
+Library
PERJALANAN PANJANG MERELAKANMU

PERJALANAN PANJANG MERELAKANMU

ucap Utari dengan suara terbata dan berat. Kedua tangannya kini mencengkeram erat permukaan batu. Tubuhnya bersandar lemah, wajahnya menempel pada batu itu. Tangisnya pecah, menyatu dengan gemuruh air dan melodi alam yang sedih. "Semoga Allah mengampuni keputusanmu ini," ucapnya dengan nada memohon. "Dan semoga aku ... semoga aku bisa mengikhlaskanmu."
1.0K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as lirik merelakan
Read
+Library
Kini Aku Melupakanmu

Kini Aku Melupakanmu

Lalu suaranya merendah, namun penuh tekanan. "Tahu tidak? Dia bilang dia benci kelemahannya sendiri. Benci karena terlalu mencintaimu, sampai-sampai dia tak pernah bisa benar-benar melepaskanmu. Tapi sekarang, setelah kamu yang menyuruhnya minum obat itu... dia benar-benar sudah bebas." Kata-kata itu menghantam garis pertahanan terakhir di hati Ryan. Suaranya mulai gemetar.
5.9K viewsCompletedAdded to Library 229 Times as lirik merelakan
Read
+Library
Melahirkan Anak Iblis

Melahirkan Anak Iblis

"Maafkanlah diriku Atas semua kesalahan yang kuperbuat Selama ini kepada dirimu Aku berjanji akan melepasmu Dengan senyuman yang akan kau ingat Dan kau kenang sampai mati Selamanya Lupakanlah semua kenangan ini Hancurkanlah semua mimpi-mimpi Jangan pernah kembali Dan takkan pernah kembali Dan janganlah kau pernah berikan aku satu harapan Dan karena ku ingin Pergi hilang dan lupakan Maafkanlah diriku
107.6K viewsCompletedAdded to Library 280 Times as lirik merelakan
Read
+Library
Kelir Getih (Layar Berdarah)

Kelir Getih (Layar Berdarah)

Banyu mendesis. “Bukan. Kidung Pangruwatan—kidung pelepasan beban, Banyu. Lirik itu berbunyi: ‘Sedaya dosa gumawang, pinaringan margi ing geni. Mringkang nresnani, tan pinaringan pangapura.’ (Semua dosa yang bersinar, diberikan jalan dalam api. Bagi yang mencintai, tiada pengampunan),” Raka mengutip, suaranya kini meniru irama suluk Ki Anom.
925 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as lirik merelakan
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

“Aku hanyalah orang yang penuh rasa cemburu.. Bila kau tak di sampingku Bila kau tak di sampingku..” Ridwan, Lili, Riris dan Rianti bernyanyi bersama-sama. “Hup! Semua! Tangannya ke atas! Tere rere rereng tererereng..” ucap Ridwan bersemangat. “Takkan kubiarkan kau menangis Takkan kubiarkan kau terkikis Terluka perasaan oleh semua ucapanku..”
108.9K viewsOngoingAdded to Library 328 Times as lirik merelakan
Read
+Library
Hati yang Tak Bergeming

Hati yang Tak Bergeming

Javas Balakosa telah naik takhta. Dia memahkotai Garwita Ranjana sebagai permaisuri. Sedangkan Gantari Ranjana, istri sah yang menemaninya berdarah-darah dan bertarung dari status pangeran hingga menduduki takhta, hanya mendapatkan gelar selir agung. Hari saat titah kerajaan diturunkan, Istana Ayodya hening mencekam. Para pelayan menundukkan kepala dan menahan napas. Mereka takut Gantari akan menangis, mengamuk, melempar barang-barang, atau histeris seperti para selir yang kehilangan kasih sayang kaisar. Namun, Gantari justru menerima titah itu dengan tenang. "Saya mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati Yang Mulia." Suaranya datar, tanpa ada ekspresi di wajahnya. Bahkan di mata almon
711 viewsCompletedAdded to Library 14 Times as lirik merelakan
Read
+Library
JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

JANGAN GANTUNG MUKENAH DI BALIK PINTU

🎶🎶🎶 Seribu rambutmu yang hitam terurai Seribu cemara seolah mendera Seribu duka nestapa di wajah nan ayu Seribu luka yang nyeri di dalam dadaku … Di sana kutemukan bukit yang terbuka Seribu cemara halus mendesah Sebatang sungai membelah huma yang cerah Berdua kita bersama tinggal di dalamnya ... Nampaknya tiada lagi yang diresahkan Dan juga tak digelisahkan Kecuali dihayati Secara syahdu bersama, ooh Selamanya, bersama selamanya … Di sana kutemukan bukit yang terbuka Seribu cemara halus mendesah
1022.8K viewsCompletedAdded to Library 912 Times as lirik merelakan
Read
+Library
LANGIT penuh MELODY

LANGIT penuh MELODY

Dan mulailah hubungan Darel dan Langit saling menjauh hingga saat ini. “Ini surat dari Ibu kamu,” kata Darel menyerahkan surat milik Melani, “dan ada surat juga untukmu di dalam, entah kapan dia menulis surat itu. Mungkin dia sudah merasa ingin pergi dan menyiapkan segalanya. Baik untukku dan kamu.” Langit menerima surat tersebut, rasa penasaran dirinya sudah terobati dan memastikan bahwa surat wasiat tersebut memang ada. Setidaknya Melani pergi dengan tenang dan mulia berada di sisinya.
102.2K viewsOngoingAdded to Library 69 Times as lirik merelakan
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status