Istri Gaib
Maura melambaikan tangan sembari melompat masuk ke sungai sambil menggendong bayinya.
Masnah mengusap pipi keriputnya yang lembab karena kesedihan akan nasib putrinya dengan nasib hampir sama sepertinya, hamil dan melahirkan seorang diri. Akan tetapi, untungnya, Maura bisa bersama anaknya karena mereka sesama bangsa sungai. Sedang ia dan Muara dulu, berbeda alam, maka dengan itu ia harus rela melepaskan Maura hidup seorang diri di sungai. Jadi, ia bisa mengerti jika putri sewata wayangnya itu kini menjadi hantu pemangsa ubun-ubun karena tak ada yang mendidiknya menjadi orang baik.
Harapan Masnah, semoga Maura benar insyaf dan mengurus anaknya sebaik mungkin dan tak lagi naik ke daratan. Bang
Hot Chapters