Samaran Terakhir
Namun, bahkan kristal itu kini mulai retak.
“Aku bisa mendengar... sesuatu,” gumam Lena, lebih kepada dirinya sendiri daripada Ezra yang berdiri di belakangnya.
“Aku juga,” jawab Ezra pelan, menatap ke arah cakrawala yang berubah-ubah bentuk, warna, dan makna. “Tapi ini bukan suara... ini seperti”
“komposisi. Sebuah simfoni,” potong Lena. “Tapi tanpa partitur. Nada-nadanya... liar. Bebas. Seperti dunia ini sedang mencoba menciptakan dirinya sendiri.”