Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pungguk Merindukan Bulan

Pungguk Merindukan Bulan

Tidak sia-sia dia sampai melepaskan sepatu, menyingkapkan gaun malam berwarna merah maroon polos dengan renda merah jambu di bagian bawah, pinggang, depan dada dan pergelangan tangan yang terlihat matching dengan kulit putih susunya. "Selamat malam, Seika." Kama menyahut sambil berdiri menyambut kekasih hatinya, "Ah, tentu saja kabar aku baik malam ini Seika. Karena Sang Bidadari telah menangkupkan sepasang sayapnya untuk memelukku. Tapi ada apakah gerangan, sehingga Sang Bidadari harus datang dalam keadaan seperti ini? Ada apa, Seika?"
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 144 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
Sang Kupu-Kupu Malam

Sang Kupu-Kupu Malam

Mereka tahu bahwa ini adalah pertemuan yang tidak bisa dihindari, sebuah pertemuan yang akan menentukan langkah mereka selanjutnya. Madam duduk di kursi besar di tengah ruangan, mengenakan gaun panjang berwarna merah tua yang kontras dengan suasana gelap di sekitar. Senyum di wajahnya mengisyaratkan bahwa ia tahu lebih banyak daripada yang mereka inginkan. “Ah, kalian akhirnya datang,” kata Madam dengan suara yang menenangkan, namun penuh dengan kekuatan. “Aku sudah menunggu. Duduklah, kita harus berbicara.”
858 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
Pengantin Dadakan

Pengantin Dadakan

Bagian 38 Es Campur “Merah, merah, merah, merah lagi, kuning.” Chef Bella memeriksa hidangan nasi Padang buatan kami, tim A. Yang jelas bukan aku ketua timnya. “Nggak ada variasi warna lain, ya?” Cheff putra memegang piring kecil-kecil yang berisikan aneka lauk pauk khas Padang.
1018.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 618 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
Sincerity of Love

Sincerity of Love

Dan kau merasa Dunia tak restukan kita semua Kita hadapi berdua ho-oh Selama bintang menari Bulan mentari beri cahaya (ku yakin takkan ada) Ku yakin takkan ada yang kalahkan cinta kita ho-oh Selama kita berdua [RI] Takkan ada yang bisa kalahkan cinta kita ho-oh (ho-oh-wo) Selama semua dihadapi berdua (oh-oh-ho-ho) Ku yakin takkan ada yang kalahkan cinta kita Selama kita berdua “Wuiihhh … kereeeen!!!” seru Anov. Alvin dan Ri senyum kecil, keduanya turun dari panggung dan menghampiri pemuda itu. “Lo mau latihan juga, Nov? tanya Ri. Anov mengangguk seraya menatap ponselnya yang menampilkan lirik lagu.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
STARMOON

STARMOON

Merutuki dirinya sendiri membuat Adera kesal ia bahkan gagal dalam penyamaran pertamanya, bagaimana jika Ken tadi melihat wajah Adera, walau itu mustahil dengan penerangan yang gelap dan suasana yang mencekam diantara mereka, tapi rasa khawatir menggerogotinya, hanya tebing perbatasan peterburg lah tempat ia melepas lelah, biasa mengunjunginya di pagi hari kini Adera akan kesana dimalam hari biasanya rembulan bersinar terang diarea sana Ia terus berjalan sambil melantunkan lagu oh my darling yang pernah liam nyanyikan saat Adera hendak tidur, dengan menyanyikan lagu ini ia bisa mengobati rasa rindunya pada prints tersayangnya itu, namun langkahnya tertahan dengan pemandangan di depannya, seo
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 77 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
My Boyfriend

My Boyfriend

Rembulan Malam Rembulan malam berbalut sepi Suasana dingin merayu hati Cahya di bulan ikut menghiasi Nuansa misteri menyelimuti Hilang pandangan di dalam mata Bayanganmu menepi di angkasa Entah berapa lama kau disana Sehingga diriku ingin bersua ______________________ Malam yang sangat berbeda dirasakan oleh kedua insan yang terpisah akan jarak dan waktu.
4.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
Sang Penghancur Langit

Sang Penghancur Langit

tanya Arya bingung. "Bulan merah, biarkan dia pergi! Dia tidak ada hubungan dengan perintah nyai bulan!" teriak bulan putih. "Ketua bulan putih, dia ini pemuda yang cocok untuk nyai bulan, apa ketua ingin terus dimarahi oleh ketua?" bentak bulan merah membantah perkataan bulan putih. "Tidak! Dia tidak boleh jadi korban nyai bulan. Dia terlalu baik," kata bulan putih.
9.466.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Tampilkan Ulasan (13)
Baca
+Pustaka
Hamfa Merman
Kisah seorang anak yang dikucilkan menjadi seorang Pendekar hebat bergelar Kaisar hanya di novel berjudul PENDEKAR KAISAR RASKAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada. Silahkan dicek ya, he-he-he!
k2pro010
ceritanya bagus, cuma kenapa banyak sekali cerita yang gantung, cerita belum selesai sudah ditinggalkan begitu saja tanpa ada kelanjutannya, malah beralih ke jalan cerita yg lain, jadi mudah ditebak pasti ending nya gantung juga ini
Baca Semua Ulasan
Catching the moon (mengejar cinta Bulan)

Catching the moon (mengejar cinta Bulan)

Langit tak peduli. Menatap lekat bibir merah merona milik Wulan yang seolah menggoda untuk mengecapnya, Langit tak sanggup menahannya lebih lama. Semakin mendekatkan wajah keduanya, semakin erat genggaman pada kedua pergelangan tangan Wulan, Langit semakin berani.
3.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Aku Pulang, Tapi Bukan Padamu

Setiap malam, pukul tujuh tepat, dunia mereka menyatu melalui layar ponsel. Malam itu, wajah Ricardo muncul dengan latar belakang kamar yang berantakan. "Maaf, hari ini lembur sampai sore," ujarnya sambil mengusap wajah yang tampak lelah. Tapi begitu melihat Erica, matanya langsung berbinar. "Kamu kurusan," sahut Erica dengan suara lembut. "Karena rindu itu berat,sayang. Aku harus angkat beban rindu setiap hari."
765 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

KEMBALINYA DEWA NERAKA: Hutang Darah Empat Klan

Kini, satu-satunya cara untuk bertatap muka hanyalah melalui batu dingin yang tidak bisa menjawab. Bagaimana mungkin hatinya tidak remuk? Ketika kebanggaan seorang *"seluruh raga berjuang tiga ribu li, satu pedang sepadan sejuta prajurit"* sudah pergi— Yang tersisa hanyalah desah panjang dari seorang yang bertanya sendirian, *"Siapa lagi yang menemaniku menatap bulan mabuk ini?"* .... Luas Kabupaten Air Merah tidak terlalu mencolok di peta Kerajaan.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 310 kali sebagai lirik padang bulan merah putih
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status