Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Warisan Terlarang: Kontrak Darah 90 Hari

Suara Lira bergetar, tapi tidak goyah. “…kenapa aku masih berdiri di sini?” Untuk pertama kalinya, tangan putih itu berhenti. Tidak bergerak. Menyimak. Lira maju selangkah. Selangkah yang menantang seluruh realitas. “Aku sudah menulis banyak hal salah: Aku menulis namaku sendiri. Aku menulis nama Revan. Dan aku menulis nama Naira—nama terlarang.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as lirik renegade
Read
+Library
Jeritan yang Tak Terdengar

Jeritan yang Tak Terdengar

Sinar bulan menerangi wajahnya, membuatnya terlihat seperti ilusi. Debur ombak yang menghantam pantai terdengar begitu jelas di malam yang sunyi. Hatiku rasanya seperti tertimpa batu besar, sangat menyakitkan. Setelah waktu yang sangat lama berlalu, Ibu membuang ponselnya ke dalam laut. Lalu dia memberiku uang dua puluh ribu, memegang bahuku dan berkata padaku. "Yolanda, tolong belikan Ibu sebotol air, ya?"
8.6K viewsCompletedAdded to Library 290 Times as lirik renegade
Read
+Library
Gadis yang Terabaikan, Dunia Baru Menantimu

Gadis yang Terabaikan, Dunia Baru Menantimu

“Memang dasarnya begitu. Seharian cuma tahu pasang muka jutek.” “Naira, nggak usah pedulikan dia. Coba dulu laptopnya.” Maxim ikut tersenyum kecil sambil mengiyakan. “Iya. Nindi memang dari dulu sifatnya aneh. Suasananya jadi rusak gara-gara dia.” Aku menutup pintu kamar. Membiarkan tawa dan canda yang begitu menusuk telinga akhirnya terhalang di balik pintu.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as lirik renegade
Read
+Library
Muda dan Liar

Muda dan Liar

Kenapa dia malah mengatur-aturnya? “Besok saja atau kapan. Aku hanya ingin menyendiri sekarang,” jelasku Kembali. “Baiklah, terserah kau. Tapi kau harus meminta maaf atas ucapanmu tadi!” Apa lagi maksudnya? Apa tentang kata ‘bodoh’? Apa aku juga harus meminta maaf? “Aku ingin perminta maafan yang tulus.”
4.0K viewsOngoingAdded to Library 103 Times as lirik renegade
Read
+Library
GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

GANTENG-GANTENG ANAK PEMBANTU

Lah jaleh nyato tumbuah Si bungo jambangan Harum mandayo sikumbang tabang Kok rancak bana buruang didalam sangkak Satiok lalu urang marayu Galaklah adiak jo urang lain Tapi hati adiak usah lapehkan Kok rancak bana rauik ruponyo Kok kayo bana dek harato Indak denai tadayo Cinto denai apo adonyo Lapuak bana titian kayu Ungkia bana biaso janji Namun pinto denai Janji kito usah lupokan "hihihi, Artinya apaan ?" tanya Ren kebingungan begitu lagunya telah selesai kumainkan. "Lah terus ngapain tadi gak protes, malah enak banget menghayatinya begitu ?" ucapku menertawakan kebingungan Ren.
8.9356.2K viewsCompletedAdded to Library 9.3K Times as lirik renegade
Show Reviews (80)
Read
+Library
Bangfanstory
Saya sudah baca GGAP sampe The Last GGAP dan sekarang lgi proses The Next Sanjaya. Tapi kok saya harus buka kunci Per Bab nya ulang ya. pdahal saya sudah baca semua nya, Parah nih Authornya pdahal dlu saya penggemar Novelnya Sutan Sati sampe semua novel nya sudah saya baca sampe slesai sumpah kecewa
TiSu
suka sama ceritanya. Cerita remaja tapi diselipin peliknya masalah yang sangat serius. gak main2 masalah negara .... Btw kenapa bnyk yg protes koin yak. Yang kuketahui KOIN itu bukan penulis yg menentukan, melainkan tulisannya. Dalam arti KOIN dihitung sesuai jumlah kata, betul kan, Thor....
Read All Reviews
S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

S.T.M. (Siaran Tengah Malam)

geram gadis itu dengan sekuat tenaga ditahan. “Candaaa bajaakk! Ha-ha-ha!” lanjut Reni. Suasana syahdu yang dibangun program STM dengan tema Jatuh Cinta Pada Orang yang Salah malam itu langsung bubrah. “Sudah, yaa! Aku harus cabut! Nanti kalau kelamaan kubajak, si empunya bisa mengamuk! Ha-ha-ha!” Sebuah lagu mancanegara hits langsung kembali diputar.
1021.5K viewsOngoingAdded to Library 452 Times as lirik renegade
Read
+Library
ANYELIR KUNING

ANYELIR KUNING

Senja boleh pergi Gerimis bisa menjauh Ombak silahkan surut Biarkan saja ... Nanti pasti mereka kembali. Sepertimu... Pergi Menjauh Tanpa kabar Hilang Lalu pulang... Kukira padaku Nyatanya bukan Ku ingin egois Merengguhmu kembali Menjadi milikku Tapi kamu, seolah memilih mati. _______________________________ Assalamualaikum, wanita yang dirindukan, Langit.
108.9K viewsOngoingAdded to Library 346 Times as lirik renegade
Read
+Library
Mencarimu dalam Bimbang

Mencarimu dalam Bimbang

Rinduku penuh kekacauan Saat aku tahu Penantianku di ambang penyesalan Dan saat aku tahu Pinangan yang kau janjikan Tak jua Tuhan gariskan Dalam sebuah takdir yang begitu dalam penantian Dan, Sisa impian dengan lambungan harapan yang menjulang Untuk ku dapatkan cinta yang begitu ku agungkan Dari seseorang yang selalu dalam penantian Semua sirna bersama suara malam yang mengerikan Dan, Lelah ini tak terbayar Sebab cinta yang ku pelihara, benar-benar kau buat pudar Dan, Tangisan saja tak pantas untuk ku tuangkan Sebagai tanda bahwa aku tengah berada dalam penyesalan Dan, Rindu yang kau sia-siakan Mulai terbelit kesialan Dan, Saat ku lihat bunga yang layu di altar kesedihan
103.0K viewsOngoingAdded to Library 71 Times as lirik renegade
Read
+Library
Diary Rain

Diary Rain

~Soundtrack Dimulai~ Namaku cinta, ketika kita bersama Berbagi rasa untuk selamanya Namaku cinta, ketika kita bersama Berbagi rasa sepanjang usia Hingga tiba saatnya Aku pun melihat Cintaku yang khianat Cintaku berkhianat Aku terjatuh dan tak bisa bangkit lagi Aku tenggelam dalam lautan luka dalam Aku tersesat dan tak tahu arah jalan pulang Aku tanpamu butiran debu Namaku cinta, ketika kita bersama Berbagi rasa untuk selamanya Namaku cinta, ketika kita bersama Berbagi rasa sepanjang usia Hingga tiba saatnya Aku pun melihat Cintaku yang khianat Cintaku berkhianat O-o-o-o-oh ... O-o-oh ... Menepi Menepilah Menjauh Semua yang terjadi
107.1K viewsOngoingAdded to Library 264 Times as lirik renegade
Read
+Library
Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Kau Jandakan Aku, Kududakan Dirimu

Suara keduanya yang terdengar lantang membuat beberapa pasang mata yang ada di tempat mainan itu menatap pada sepasang insan yang sudah tersulut emosi. "Kamu mau aku ceraikan lagi. Kamu mau aku telantarin lagi? Dan, kamu mau aku tarik lagi mobilnya?" ancam Bram dengan suara bergetar. Sementara di sana, jarak yang tak jauh dari posisi Laura dan Bram berdiri ... "Na ... Nana masih takut?" "Iya, Ma. Kenapa tante itu di sini? Nana nggak mau ketemu dia," rengek Devina yang masih berlindung di tubuh Ratna.
1087.9K viewsCompletedAdded to Library 2.2K Times as lirik renegade
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status