Hati yang Kau Sakiti
Semua lelaki hanya membawa luka, pikirnya dengan getir.
Kiran berusaha tetap tegar di depan Vanya dan Arga, meskipun hatinya terasa begitu hancur. Tepat pada saat itu, ponselnya berdering. Sebuah panggilan dari nomor yang sangat dikenalnya—nomor Clarissa, putrinya.
"Mommy ..." terdengar suara Clarissa dari seberang.
"Iya, Sayang," Kiran berusaha menenangkan diri, suaranya terdengar lelah.