MERTUA RASA MADU
"Ayolah, Sayang, apa kau mencintaiku?"
"I-ya," jawabku sambil perlahan menurunkan tangan. Dia langsung mencium pipiku, menghujaninya dengan penuh ungkapan rindu. Mencium bibirku dan memberikan sedikit rasa manis yang lama di sana.
"Mas ... i-ibu bisa lihat," ujarku mendorongnya.
"Aku akan pindahkan Fais ke boxnya dan membiarkan anak kita bermain," bisiknya sambil membawa Fais.