Fairy Wings: Blood Moon
potong Shin dengan cepat.
Melihat Shin yang keras kepala. Helen menjadi semakin emosional. Selanjutnya ia sesumbar dengan raut wajah kecut,
"Berdiri saja tidak mampu, tapi masih berlagak sok kuat. Dasar songong!"
Shin kembali menekan tombol merah. Satu persatu ujung sayap itu bergerak. Seolah menjadi tongkat yang membantu menyanggah tubuh. Sekuat tenaga, Shin berusaha bangkit dari pembaringan. Meskipun kakinya gemetar. Tekad pantang menyerah masih nampak di matanya, yang menatap sangat tajam. Kemudian Shin menyentakkan kaki kanannya. Berpadu dengan helaan nafas kasar. Selanjutnya, terdengar suara batuk berkali-kali. Shin berkata dengan suara gemetar, "Ba-bahkan anak burungpun harus mengalami
인기 회차