Aku Menantumu Bukan Musuhmu, Bu!
tanyaku melotot sambil mendongakkan kepala.
“Ya, kan, koki di restoran itu istri orang, Bu,” balas Masno. Tubuhku yang tadi mulai memanas, seketika kembali normal. Betapa malunya aku dibuat suamiku ini.
“Kamu, nih, Bang.” Kutarik kumisnya yang tipis.
“Hahahaha.”
***
“Oh, anakku sayang, oh, anakku malang, oh, anakku sayang, oh, anakku malang.” Terdengar lantunan lagu dengan irama yang dinyanyikan Painem dari bilik kamarnya.
Capítulos em Alta