Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Teman Tapi Panas

Teman Tapi Panas

Lebih mudah jika ia langsung keluar kamar seperti pesan ibunya, sayangnya Andi tidak berniat menuruti saran itu sekarang, ia justru semakin ingin berlama-lama dengan Ana. Ana meminum wedang jahenya seteguk kemudian mendesah lega, cairan hangat itu membuat perutnya lebih nyaman. Ia sama sekali tidak menyadari jika suaranya barusan justru makin membuat Andi panas dingin, Ana mengikuti arah pandang Andi dan menemukan rak kaca berisi action figur dari anime Naruto yang terletak di samping lemari baju. "Gila!" pekik Ana sambil melangkah menuju lemari kaca, matanya berbinar saat menatap tokoh-tokoh kesukaannya itu dalam bentuk mini.
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 132 kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
365 Hari Jadi Istrimu

365 Hari Jadi Istrimu

“Tinggalkan emosi Anda di hotel. Bawa kepala dingin Anda. Musuh Anda sedang menunggu Anda melakukan kesalahan. Jangan berikan itu padanya.” Panggilan berakhir. Kevin langsung membuka laptopnya, menampilkan email dari Kenji. Sebuah denah arsitektur sederhana dan gambar satelit yang detail terpampang di layar. “Oke, ini dia,” kata Kevin, menunjuk ke layar. “Satu gerbang utama di depan. Sisi belakang berbatasan langsung dengan hutan bambu yang lebat. Sisi kiri dan kanan tampaknya tembok polos.”
103.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 105 kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
Kembali ke  1980 Dari Nol Membangun Segalanya

Kembali ke 1980 Dari Nol Membangun Segalanya

“Tembok bukan alasan untuk merasa lebih tinggi. Tembok dibuat supaya rumah punya batas. Kalau batas rumah tidak jelas, keluarga selalu menjadi bagian yang paling dulu terganggu.” Di balik gerbang, halaman dalam terbentang cukup luas. Ada jalan batu sederhana menuju aula utama, sisi terbuka untuk menjemur kain, dan ruang yang kelak bisa dipakai menerima tamu saat perjamuan. Tidak ada pajangan berlebihan. Semuanya kokoh dan berguna.
1011.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL

Sementara itu, di bagian terdalam Lembah Tengkorak Naga. Long Chen berjalan dengan tenang di atas jembatan batu kuno yang melintasi jurang magma dingin beracun. Di ujung jembatan, berdiri sebuah gerbang batu raksasa setinggi lima puluh meter yang diukir dengan relief seekor Naga Merah agung yang sedang melilit bumi.
1.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
Kultivator Surgawi

Kultivator Surgawi

img:first-child]:pt-0 *:[img:first-child]:rounded-t-xl *:[img:last-child]:rounded-b-xl shadow rounded-md ring-1 ring-foreground/20 fix-size fix-edge chapter-theme" data-slot="card" data-size="default" data-variant="default"> Setelah menyaksikan pemandangan menakjubkan di atas tembok kota, Zhan Tai benar-benar terkejut dan hampir tidak percaya dengan apa yang dilihatnya.
1039.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
COWOK BERMATA DINGIN

COWOK BERMATA DINGIN

Lenny bertanya dan aku turut mendengarkan ingin tahu juga jawabannya. "Panjang Leang Timpuseng itu sekitar 50 meter, dan memiliki ruang yang memanjang dengan lorong-lorong kecil di dalam nya, Mbak. Lantai gua hampir rata dan hanya lebih tinggi sekitar 0-50 centimeter dari lahan persawahan di depannya. Lantai gua memanjang 30 meter dengan lebar bervariasi antara 2 meter dan 7 meter."
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
Pendekar Gunung Tiga Maut

Pendekar Gunung Tiga Maut

Permata menghempaskan diri pada kursi kayu panjang di ruang tengah. Rumah ini tidak terlalu besar, namun tidak bisa juga dikatakan kecil. Perabotan tidak terlalu banyak di ruangan tengah, hanya beberapa gambar menempel di sisi dinding, kendi untuk air minum, pot bunga hitam kecil di ujung ruangan, dan sebuah busur panah panjang bertengger di atas pintu. “Itu hanya pajangan atau benar-benar bisa digunakan, Permata?” tanya Danu ketika matanya menyisir seluruh ruangan.
1025.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 567 kali sebagai list tembok tengah
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Kam Pret
Danu, lanjutkan perjalananmu sampai kau benar-benar menemukan Diana. Semoga kisahmu menjadi teladan untuk pemimpin-pemimpin yang tengah bejat. Amin. Permata, nanti jika kamu mendapatkan sebuah pilihan, yaitu meninggalkan Danu atau Diana, aku yakin kamu tidak akan memmilih keduanya. Kamu hebat.
Baca Semua Ulasan
Sang Pengubah Takdir

Sang Pengubah Takdir

kata Mentri Sudibya. “Watu jejer adalah pancang alami yang bisa dimanfaatkan untuk menahan batu-batu besar yang tata sedemikian rupa. Batu yang digunakan juga bukan sembarang batu dan caranya juga jauh berbeda dengan cara membendung parit kecil. Batu-batu itu harus saling terkait satu dengan lainnya untuk menjadi sebuah bangunan tembok setebal delapan tombak di bagian pondasi dan lima tombak di bagian atasnya. Bangunan itu dibuat hingga setinggi dua pohon kelapa dan dengan demikian akan ada banyak desa yang harus dipindahkan naik ke atasnya!” kata Rangga dengan lancar. Apa yang Rangga katakan itu hanyalah wujud visual yang ia temui di masa depan atas tempat itu. Tak ada yang sulit untuk menc
1080.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
Mantra Pemikat Sang Perawan Tua

Mantra Pemikat Sang Perawan Tua

Halaman rumah Karta memang sangat luas sekali, semua dikelilingi tembok, dan rumah-rumah babu tersebut berada di ujung batas tembok. "Kalian pasti tau, ngapain nyai di situ?" tanya Karta lagi, melangkah mendekati kedua centengnya tersebut. Firasatnya mengatakan, ada sesuatu yang sengaja mereka berdua sembunyikan. Kedua centeng itu masih terdiam. Saling menatap satu sama lain dengan wajah antara bingung dan ketakutan. "Jawabb!" Plak ... plak
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
Legend of Li Chen

Legend of Li Chen

semuanya dalam keadaan tak sadarkan diri. Di kejauhan, semak-semak hutan buatan berayun pelan ditiup angin, dan lebih jauh lagi berdiri tembok tinggi berwarna kelabu, menjulang seperti menara penjara. Li Chen berusaha berdiri. Lututnya lemas, tapi ia memaksa tubuhnya untuk tetap tegak. “Di... mana ini?” bisiknya dengan suara parau.
4.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 161 kali sebagai list tembok tengah
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status