Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pijatan Nikmat Sang CEO

Pijatan Nikmat Sang CEO

"Waktu memang tidak pernah berpihak pada kita. Semakin kita ingin menghentikannya, semakin cepat ia berlalu." "Karena itu kita harus menghargai setiap momen," tambah Kirana. "Terutama momen-momen kecil seperti ini." Dan mereka memang melakukannya. Di tengah kesibukan, mereka selalu berusaha untuk hadir sepenuhnya bagi anak-anak mereka. Ketika bersama keluarga, ponsel dimatikan, laptop disingkirkan, dan perhatian sepenuhnya tercurah pada saat itu.
4.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai living for the moment quotes
Baca
+Pustaka
Dalam Dekapan Sang Pengacara Dingin

Dalam Dekapan Sang Pengacara Dingin

"Aku rasa kalimat motivasi itu benar, Sayang. Hiduplah dengan sangat baik seolah-olah kita akan mati besok. Belajarlah, bekerjalah, dan berjuanglah, seolah-olah kita akan hidup selamanya." "Dan aku percaya the best moment is yet to come. Sekalipun momen ini sangat membahagiakan, tapi momen terbaik kita masih akan ada dan ada lagi di depan sana, disediakan Tuhan pada waktu yang tepat." "Setiap momen adalah baik, namun momen berikutnya akan selalu lebih baik dan lebih baik lagi, Sayang. Seperti cintaku yang akan selalu lebih dan lebih lagi untukmu, anak-anak, dan keluarga kita, Sayang."
1026.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 712 kali sebagai living for the moment quotes
Tampilkan Ulasan (9)
Baca
+Pustaka
Mommykai22
Hai semua, akhirnya novel ini tamat juga. Makasih semua yang sudah setia mengikuti novel ini sampai tamat. Maafkan kalau novelnya masih banyak kekurangan. Sampai jumpa di novel author yang lain yaa ....
Monochrome
It’s already annoyed me from the very beginning. Oke asumsinya tokoh perempuan lugu 18thn ga ngerti visum, tapi kan lgsg dilaporin polisi dr awal pasti kan dia ada penjelasan ke polisi kalo diperkosa, ofkors polisi yg lgsg nyuruh minta visum. I know it’s fiction, but make it make sense please ...
Baca Semua Ulasan
Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

Anak Pulau: Pembawa Kekuatan Legenda

“Apa yang kau maksudkan, Adinda?” “Seperti yang Tuan Haya katakan, hidup ini memiliki waktunya sendiri,” jawab Mariam. “Kita harus belajar untuk menghargai setiap momen, bukan hanya mengejar sesuatu yang lebih besar. Kedamaian, kekuatan, semuanya dimulai dari dalam diri kita.”
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai living for the moment quotes
Baca
+Pustaka
Dicampakkan Setelah Malam Pertama

Dicampakkan Setelah Malam Pertama

“Denial bilang, tidak perlu meresahkan apa yang akan terjadi di masa depan. Yang terpenting adalah hari ini. Dan aku setuju padanya. Aku akan menggenggam milikku di hari ini, biarlah esok hari menjadi tugas waktu apa yang akan terjadi.” Sandra tampak termenung mendengar ucapan Crystal. Hidup kita adalah hari ini, dan melakukan terbaik di hari ini adalah hal yang perlu dilakukan. Kata-kata itu terngiang membuatnya tidak bisa berkata-kata lagi. Apakah dia akan menyerah? Itu yang sekarang menjadi pertanyaan di dalam hatinya. Kalau iya, apa penantiannya bertahun-tahun itu akan sia-sia?
8.8155.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.6K kali sebagai living for the moment quotes
Baca
+Pustaka
Jebakan Manis Sang Miliarder

Jebakan Manis Sang Miliarder

“Hanya mengingatkan sebab hidup masih panjang untuk tetap bahagia disepanjang waktu. Kehidupan tidak semulus itu untuk tetap berjalan semestinya dan pasti aka nada jurang dan sesekali jalan berbatu. Sebelum hal itu terjadi, ku harap kau mengingat pesanku ini.” Kaylee tersenyum tipis dan mengangguk setelahnya. “Sudah, sudah. Lebih baik kita nikmati saja liburan hari ini. Jangan membuang waktu lagi dengan hal serius seperti ini. Bicarakan nanti jika kita kembali ke hotel.”
107.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 158 kali sebagai living for the moment quotes
Baca
+Pustaka
Samaran Terakhir

Samaran Terakhir

--- [Valen – Penjaga Momen yang Tidak Bisa Diulang] Valen tahu: tidak semua peristiwa perlu diceritakan kembali. Beberapa hanya perlu dilindungi, agar tidak dirusak oleh narasi. Ia berjalan perlahan di antara mereka. Mengamati tawa, kesunyian, tatapan yang saling menemukan. > “Hari ini bukan untuk dikenang,” katanya. “Hari ini untuk dirasakan… sekali saja. Lalu dilepas.”
1.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai living for the moment quotes
Baca
+Pustaka
Pernikahan yang Keliru : Istri Penuh Dosa

Pernikahan yang Keliru : Istri Penuh Dosa

“Tapi kurasa tidak akan begitu, terutama setelah sekian lama.” "Mrs. Whitman, maksudmu…” “Kita selalu merasa kalau masa depan masih sangat panjang dari sekarang dan masih banyak waktu, tapi mungkin masa depan tidak akan selama itu. Kau tidak pernah tahu kapan kecelakaan akan terjadi. Kita harus menghargai setiap menit dan setiap detik yang kita miliki. Jika ada kesalahpahaman, jelaskan saja dan jangan membuat orang yang kau sayangi menunggu terlalu lama.”
8.93.1M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107.7K kali sebagai living for the moment quotes
Tampilkan Ulasan (2082)
Baca
+Pustaka
Diah Chandra
diawal awal ceritanya bagus banget...tapi pd saat baca sampai pd episode sekian ratus,saya brenti,nyerah,ni crta berbelit belit,ga ada habis2nya ,akhirnya stop..ehh td penasaran buka lagi.. udah episode ribuan..ternyata belom selesai selesai juga......... author napa ga ditamatin aja ,trus bkn crta br
Lissa Helis
haduuh terlanjur nyemplung ngedalemin ceritanya jadi penasaran deh ngikutin terus ... padahal imajinasiku figur di cerita ini orang barat ya tapi imajinasi penulis sepertinya karakter fisik korea, dan berasa drama banget, cuma gemes ya kapan happy endingnya kok hidup Eveline sepertinya sial terus ...
Baca Semua Ulasan
Hari-hari Dimanjakan Paman

Hari-hari Dimanjakan Paman

Dia berkata, "Ucapanmu benar! Mungkin karena aku terlalu serius dalam menjalin hubungan dan terlalu menantikan hasilnya, aku sudah melewatkan banyak waktu dan kesempatan untuk bersamanya." "Sebenarnya, manusia harus fokus hidup di saat sekarang. Selama saat sekarang bisa cukup memuaskan, maka sudah lebih dari cukup!" "Seharusnya aku belajar dari kalian." Mendengar ucapan Pamela, Justin benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi. Melihat Pamela tertawa, Justin makin tidak tenang. Dia merasa tawa kakaknya adalah tawa terpaksa. Namun, dia malah tidak bisa menemukan kejanggalan dari tawa kakaknya ....
9.51.4M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 40.6K kali sebagai living for the moment quotes
Tampilkan Ulasan (267)
Baca
+Pustaka
Kiara Almira Gayatri putri
thor tolong ceritanya jgn berbelit belit. jd bikin bosen & males lama² bacanya. masa Agam yg segitu pintarnya bisa gatau kelicikan kalana. saya kira pas ketemu Pamela lsg ketauan itu anaknya Agam trnyata diputer puter lg ceritanya. diperpanjang ceritanya Pamela & Agam tau ulah kalana & bales kalana.
Amalina Mohd Salleh
Mahu nya kemajuan dalam hubungan pamela dengan agam...Mahu juga status keluarga kandung pamela terungkai dengan cepat...mahu juga tahu gimana cara agam lepas dari kalana dari status 'penyelamat' itu . jangan perbanyakan peran sampingan lebih dari peran utama . peran rembulan dan juga peran Moon ???
Baca Semua Ulasan
Aishiteru My Hot Wife

Aishiteru My Hot Wife

"Sekencang apapun kita berlari Sekeras apapun kita menahan Sekuat apapun kita inginkan Kehidupan kita tak akan pernah maju bahkan hanya untuk satu langkah sekalipun Jika kita masih selalu saja memandang masa lalu. Mengingat Hiko boleh, tentu kita semua masih mengingat masing-masing masa lalu kita. Tapi untuk sebuah pandang hidup jangan selalu kita kait-kaitkan dengan masa lalu kita. "honestly this is the word from the deepest recesses of the heart"
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai living for the moment quotes
Baca
+Pustaka
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

"Nikmati hidup selagi bisa, karena besok kau mungkin akan mati." Lin Yang menyeringai: "Dalam hidup ini, yang kita cari hanyalah kehidupan di mana segala sesuatunya berjalan lancar dan pikiran kita jernih." Mengapa repot-repot dengan aturan dan peraturan, dan mengapa mencari alasan yang tidak dapat dijelaskan untuk membatasi diri Anda? "Mendeguk..." Mata Qian Qiushui berkedip, jelas tersentuh oleh kata-kata Lin Yang.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai living for the moment quotes
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status