Cinta yang Telah Menjadi Masa Lalu
Satu-satunya nomor luar negeri yang bisa dihubungi… hanyalah aku.
Saat itu aku sedang mengikuti kelas. Aku tak mengubah jadwalku. Baru pukul delapan malam, setelah kelas usai, aku datang.
Elvano sudah kehilangan kesadaran, tubuhnya lemah. Saat aku duduk di tepi tempat tidur, dia susah payah menggenggam tanganku. Suara parau, penuh kerinduan.
“Aruna, aku baru saja bermimpi indah… di mimpiku, nggak ada Maira. Anak kita lahir sehat… dan kita menjadi keluarga kecil yang bahagia.”
Hot Chapters