Jiwa Dara yang Terkoyak
Perlahan Arsen mulai membuka lembar pertama dari buku itu, dan sebuah quote yang ditulis oleh Aina menyambutnya di sana.
[Assalamualaikum, Mas Arsen, suamiku tersayang ... saat Mas membuka buku ini, mungkin Aina sudah tidak ada lagi di sisi Mas. Tapi Aina mohon, bacalah buku ini sembari tersenyum, karena Aina tidak ingin melihat Mas bersedih.]
Seketika Arsen tersenyum, "Aina ... bahkan aku masih merasakan keberadaanmu begitu nyata," gumam Arsen, pelan, kemudian melanjutkan bacaannya.
Bab Populer