Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jadul Tapi Mantul

Jadul Tapi Mantul

Kali ini kami masak lele goreng krispi, kata Rindu cocok untuk camilan, lele kecil digoreng pakai bumbu sampai kering, jadi seperti keripik saja, enak memang. "Wah, enak kali, gak niat usaha sampingan kah, biar ada nanti Rindu Lele Krispi, hahaha," kataku. "Hahaha, gak lagi lah, Kak, kata Rindu Lele membuat aku pengen curhat lo, Kak," kata Rindu. "Kenapa?" "Itu Bang Firman seperti gak ada nafsunya lagi, entah kenapa, kadang sampai tiga bulan pun hanya sekali, apa memang begitu kalau sudah tua?" tanya Rindu.
1080.2K viewsOngoingAdded to Library 2.6K Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Cintaku Tak Menuntutmu untuk Pulang

Seusai berbicara, Sanny juga tidak menunggu respons Keira dan langsung mengulurkan tangannya ke arah Ethan. “Namanya Keira Lurdani. Aku Sanny Murdana. Kami mahasiswa tahun kedua. Siapa namamu?” Setelah mendengar mahasiswa tahun kedua, Ethan pun tertegun sejenak sebelum tersadar kembali. Dia memperkenalkan dirinya, “Halo, Kak. Namaku Ethan Judika. Aku mahasiswa tahun pertama.” Sanny mengangkat alisnya, lalu melirik Keira dengan tatapan menggoda. “Wah, dia itu junior, lho.”
930.5K viewsCompletedAdded to Library 1.0K Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Luka yang Disembunyikan Istriku

Luka yang Disembunyikan Istriku

Apa isinya? "Silakan dibuka, Pak." Buru-buru aku membukanya. Berusaha membaca dengan cepat, apa intinya? Kenapa banyak sekali? "Dari hasil pemeriksaan, Bapak terkena kanker darah atau leukimia." Tubuhku langsung menegang mendengarnya. Teringat kembali apa yang aku lakukan pada Ani. Apakah ini yang dinamakan karma? ***
1049.4K viewsOngoingAdded to Library 1.9K Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Luka yang Terpendam

Luka yang Terpendam

Bagaikan berakting untuk sandiwara sinetron saja, keluhnya dalam hati. “Nah, itu red wine-nya sudah disiapkan sama Suster Nilam. Ayo ambil satu-satu,” ajak Wanda seraya meraih gelas yang berisi red wine paling sedikit. Wanita itu lalu mengajak anak dan tamunya mendentingkan gelas-gelas mereka bersamaan dan mengucapkan cheers. Ketiganya menikmati minuman beralkohol itu sambil melanjutkan obrolan mereka. Suster Nilam berkali-kali mengisi gelas tuan mudanya setiap kali benda itu kosong. Wanda sendiri hanya mencicipi sedikit minumannya, demikian pula Melani.
1010.8K viewsCompletedAdded to Library 324 Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Tak Cukup Satu Lauk

Tak Cukup Satu Lauk

Bukannya magh mamak rasa kak, tadi siang habis makan sama kakak itu, sakitnya rasa perut mamak, pergi mamak ke belakang, tapi tak bisanya mamak buang air besar, keras tak maunya keluar, sampe sekarang" "Coba Laila pegang dulu perut mamak" "Mak, kerasnya perut mamak ini" tambah ku. "Sakit lah kak rasanya" mamak meringis memegang perutnya. "Mana obat mamak kemarin?" Tanyaku membuka laci rias di sebelah kasur mamak. "Habis" "Ya Allah mamak, obat 4 biji itu habis?" "Mamak minum dua kemarin malam, tapi tak mempan, mamak minum lagi pagi ini dua, tak mempan juga"
9.93.0K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Rindu Yang Terpendam

Rindu Yang Terpendam

Tanya wanita paruh baya itu sambil melihat Zahra dan Evan. "Mereka berdua pun hanya menganggukkan kepalanya lalu mengikuti wanita paruh baya itu ke meja makan. ******* Sudah hampir 4 jam dr.linda menyuntikkan obat penenang pada Rini namun gadis itu belum sadar juga. Melihat putrinya yang terbaring lemah membuat lelaki paruh baya itu menahan sesak di dadanya. Ia benar-benar menyesal karena gara-gara ulahnya anak-anaknyalah yang harus menanggung akibatnya.
106.4K viewsOngoingAdded to Library 212 Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Kita yang Menjadi Kita

Kita yang Menjadi Kita

Oh Tuhan, Rena lupa memakan makan malamnya karena ia hanya terlalu banyak menangis. Luke merasa bersalah dan ia lelah. Ia pergi empat belas hari lamanya, untuk bekerja juga berusaha dengan keras untuk menyelesaikan berkas kelulusannya. Ditambah setelah kepulangannya ia malah menemukan calon istrinya yang mencoba berkhianat. Ia sudah sangat lelah. Tapi sekarang Rena menekannya dengan tidak memakan makanannya. “A-aku ti-dak.” Rena menyahut dengan suara yang benar-benar lemah. Ia segera menunduk dengan rasa takut saat Luke menggemeletukkan giginya.
108.7K viewsCompletedAdded to Library 337 Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Luka dan Rahasia

Luka dan Rahasia

Lelaki itu memilih untuk mengalah. Namun beberapa detik setelah itu, perut Lizzi tiba-tiba bersuara. Lizzi memejamkan matanya kesal. Kenapa juga perutnya harus bunyi di saat yang tidak tepat. Gadis itu mengutuk perutnya, ingin rasanya ia meninjunya sekarang juga. Latihan dance menguras energinya. Jelas ia berbohong soal dirinya yang tidak lapar. Sementara itu, Han yang juga mendengar suara perut Lizzi hanya bisa terkikik. “Jadi, kita mau makan dulu, kan?” Tanya Han.
103.3K viewsOngoingAdded to Library 101 Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Kutunggu Jandamu

Kutunggu Jandamu

Segera aku mengelus tengkuknya dan Bu Siah mengambil nampan wadah muntah yang tersedia di dekat wastafel. Berlian memuntahkan semua isi lambungnya hingga tersisa cairan yang berwarna keruh. "Pah, maaghku kambuh. Lambungku terasa perih." Ia meringis memegangi perutnya. Napasnya berhembus dengan cepat. "Iya, Sayang. Sabar, ya. Lambung kamu perih karena sudah gak ada isinya. Makanannya udah keluar semua."
1010.8K viewsOngoingAdded to Library 215 Times as luka yang kurindu
Read
+Library
Bukan Cinderella

Bukan Cinderella

“Aku tidur siang dulu. Ngantuk.” “Hmm.” Lita berbalik dan pergi menuju kamar mandi. Mengeluarkan salah satu pakaian berenda yang diberi Rindu, lalu terkikik geli sendiri. Tanpa mau membuang waktu, Lita menanggalkan pakaiannya lalu mencoba memakai pakaian berenda tersebut di depan kaca dan terkikik lagi.
1043.6K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as luka yang kurindu
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status