Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Cinta Untuk Sang Pendosa

Cinta Untuk Sang Pendosa

“Ada banyak bintang yang cantik. Tapi aku memilih bulan yang hanya sendirian di langit malam, kadang dia terlihat, kadang dia tertutupi oleh awan hitam, tapi sekalinya ia memperlihatkan purnamanya, ia akan paling bersinar dari yang lain.” “Tapi bulan menakutkan, sering disebut simbol datangnya vampir atau manusia serigala,” sahut Nicha. Gilang mengerutkan alisnya lalu ia tertawa besar sampai memegangi perutnya. “Nicha, ini bukan film. Ini dunia nyata!” “Ya, tapi sama saja,” kata Nicha lagi. “Kau belum menangkap maksudku, kau harus dengar sampai selesai,” kata Gilang.
105.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 165 kali sebagai lukisan bulan
Baca
+Pustaka
Series Hutan Larangan

Series Hutan Larangan

Wanita itu mengambil kunci mobil dan menggantung tasnya di bahu. Selepas kepergian Ana, Mita fokus menyelesaikan lukisan dengan gambar bulan purnama yang terbelah atas permintaan Ana. Namun, pandangan matanya teralihkan oleh kanvas yang masih tersampul kertas cokelat rapi. Seingatnya, ia dan Ana sama sekali belum belanja kebutuhan melukis dan baru minggu depan akan melengkapi persediaan peralatan baru.
1050.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai lukisan bulan
Baca
+Pustaka
Membuang Bulan Demi Batu Biasa

Membuang Bulan Demi Batu Biasa

Emma membentangkan selembar kertas lukis baru, tetapi untuk pertama kalinya tidak tahu harus melukis apa. Gunung, sungai, bunga, manusia .... Semua tema yang familier melintas di pikirannya, lalu menghilang. Dia menatap lama. Kemudian, dengan sangat perlahan dan mantap, di tengah kertas, dia menggambar sebuah bulan purnama. Tepinya jelas, dingin, bersih. Tanpa awan, tanpa bintang, hanya bulan itu. Setelah goresan terakhir, dia meletakkan kuas. Cat belum kering, memantulkan kilau lembap di bawah cahaya bulan.
3.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai lukisan bulan
Baca
+Pustaka
Misteri Kematian Sang Pelukis

Misteri Kematian Sang Pelukis

ujar Glagah. “Wulan, wulan, apakah mungkin Bulan yang melukisnya?” tanya Bintang membuat ketiga orang itu memandangnya. “Kalian bilang Napta dan Bulan kekasih kan? Aku rasa wajar kalau Bulan melukis juga, karena Bulan memang bisa melakukan apa saja.” Bintang mengenang adiknya itu. “Benar, dan narasi yang biasanya ada di lukisan Napta tak ada di sini,” imbuh Diara.
1011.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 416 kali sebagai lukisan bulan
Baca
+Pustaka
The Scars

The Scars

Entah karena ini lukisan Delvin yag memang Ia suka dari dulu atau memang perasaannya sedang rentan terhadap sesuatu. Setelah kurang lebih tiga puluh menit berada di ruangan ini sendiri, netra Kaluna terhenti disebuah lukisan yang terletak dibagian ruangan yang lebih gelap. Sebuah lukisan bintang dan bulan di langit malam.
108.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 241 kali sebagai lukisan bulan
Baca
+Pustaka
Jenderal Naga Perkasa

Jenderal Naga Perkasa

Tiba-tiba, James menyadari bahwa ada sesuatu yang tidak beres tentang lokasi bunga itu. Itu terletak di atas rumah kayu dan tepat di bawah bulan purnama. Kelopaknya yang halus dan putih tampaknya telah mekar di langit itu sendiri. Meskipun jelas siang hari dalam lukisan itu, bulan juga telah digambar. Semua keanehan kecil ini menentang akal sehat. Dengan semangat baru, James meneliti setiap detail pada lukisan itu.
9.992.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai lukisan bulan
Baca
+Pustaka
Antara Dendam dan Penyesalan

Antara Dendam dan Penyesalan

Harvey membuka pintu kayu, ruangan itu memiliki perabotan yang sederhana yang terbuat dari kayu. Selain sebuah tempat tidur kecil, di sampingnya ada sebuah papan gambar. Di papan gambar itu, terlukis pohon sakura di bawah sinar bulan, pulau itu terlihat sangat tenang di bawah sinar bulan. Pelukisnya sangat terampil, Harvey langsung tahu bahwa lukisan itu dibuat oleh Selena.
9.5979.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 36.3K kali sebagai lukisan bulan
Tampilkan Ulasan (394)
Baca
+Pustaka
Pey hakiki
hai kak author, aku adalah salah satu penggemar berat novel kaka ini, tadi aku buka PF sebelah "orange", aku gk sengaja liat buku dengan judul " antara dendam dan penyesalan", aku cuma mau nanya apakah yang ulpoad disana kaka juga? , aku cuma khawatir ada yg plagiat novel kaka yang satu ini.
Rita Andriani
Novel ini selesai di bab 1674. Akhirnya selena menikah lagi dgn Harvey sirah mati di tembak sma lupa namanya tp itu loh laki2 yg nembak mati yg lindungi selena. Tp dia jg mati kakek tua dr tuan bennett yg dikira udh meninggal ternyata masih hidup. guru slena jg penjahat tp akhirnya dia jg mati
Baca Semua Ulasan
Serenade Cinta Dibawah Bintang

Serenade Cinta Dibawah Bintang

Diam yang mengandung pengertian. Keesokan paginya, mereka duduk di taman universitas tempat Luna belajar. Di bangku kayu dekat danau buatan, Luna membuka sketsa animasi barunya. Tokohnya—dua sosok kecil, satu berbentuk bintang, satu berbentuk langit—tengah duduk berdampingan, saling membagi cahaya. Adrian memperhatikan gambar itu dengan kagum. “Ini keren banget, Lu.”
101.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai lukisan bulan
Baca
+Pustaka
Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Duke Dirian, Nyonya Ingin Bercerai!

Lamina menoleh, lalu menggeleng perlahan. “Tidak,” jawabnya tenang. “Kami hanya perlu menunggu waktu yang tepat.” Sambil berkata begitu, pandangan Lamina terangkat ke langit. Refleks, Selene ikut mendongak. Di atas sana, bulan runcing belum sepenuhnya tampak. Bentuknya masih tertutup kabut tipis, samar, seperti sesuatu yang belum ingin menunjukkan dirinya sepenuhnya. Cahayanya redup, tidak tajam, belum saatnya.
9.6418.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.1K kali sebagai lukisan bulan
Tampilkan Ulasan (86)
Baca
+Pustaka
Raisaa
akhirnya tamat juga Dirian, kakak kakak pembaca engga ngomel lagi ya kapan tamatnya heheheh terimaksih banyak atas dukungan dan perhatiannya untuk cerita ini. sampai jumpa dicerita saya yang lain ya hehehe...
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Aroma Dalam Mimpi

Aroma Dalam Mimpi

Lukisan-lukisan terpajang rapi, memperlihatkan detail yang mungkin terlewat dengan pencahayaan biasa. Sebagian besar lukisan menggambarkan lanskap alam—pegunungan berkabut, danau yang memantulkan langit senja, dan padang bunga liar berwarna cerah. Ada juga lukisan bunga dalam vas kristal, kelopaknya tampak begitu lembut, serta siluet wanita misterius yang mengundang rasa penasaran. Namun, bukan hanya lukisannya yang menarik perhatian Elena. Aroma ruangan itu juga memikat.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 87 kali sebagai lukisan bulan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status