Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
PENGANTIN RAJA SAETAN

PENGANTIN RAJA SAETAN

Karena hanya siluman berkekuatan tinggi yang bisa mencium aroma manusia meski sudah dimanipulasi dengan darah Bibo sekalipun. "Haish!! Jangan bersikap sejahat itu padaku, apa kalian sudah makan? Aku tadi menangkap rusa cukup besar," kata siluman ular dengan sosok pria itu, namanya Osan. Pria ular itu menyukai Bibo sudah lama. Namun Bibo adalah siluman ular tercantik yang cukup populer dan sulit didekati, sehingga tak heran banyak siluman ular yang mencoba menarik perhatiannya.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 170 kali sebagai lukisan siluman ular
Baca
+Pustaka
SERULING SAKTI SANG NAGA

SERULING SAKTI SANG NAGA

Siluman Ular sangat membenci dan memiliki perasaan iri hati kepada Huli Bai yang menjadi kesayangan suaminya. Saat Huli Bai meninggalkan sarang semalam, diam-diam ia mencari dan mengikutinya. Begitu mendengar percakapan Siluman Rubah Putih itu dengan Siluman Harimau, Siluman ular mendapatkan ide bagaimana menyingkirkan saingannya. “Laohu Jing!” teriak Siluman Ular dari dahan pohon tak jauh dari tempat Pemimpin Siluman Harimau berdiri. Yang dipanggil menoleh padanya dan menggeram tak suka.
9.529.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 699 kali sebagai lukisan siluman ular
Baca
+Pustaka
Anathema: Back to the Past

Anathema: Back to the Past

Sumelika. Sumelika, Aisyah dan Rindu masuk ke dalam candi yang ada di puncak gunung, di dalam candi itu ada sebuah lukisan besar, lukisan siluman ular merah berkebaya, tetapi wajahnya tertutupi dengan bercak hitam sehingga mereka tak mengenali siapakah siluman ular tersebut, mereka sepertinya tak asing dengan siluman ular tersebut, agaknya mereka sudah sering melihatnya. Di pinggir lukisan ular, banyak sekali guci, dan benda antik, tak lupa di sana terdapat sebuah tapak tangan emas yang berasitektur ular, mungkin itu adalah tapak yang dimaksud oleh Bu Iis.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 284 kali sebagai lukisan siluman ular
Baca
+Pustaka
Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Pendekar Iblis (Warisan Iblis Tanduk Api)

Dia terkejut melihat Arimbi yang di lilit ular hijau raksasa dengan tubuh atas seorang wanita. "Lepaskan!" teriak Bima. "Hikhikhik, manusia setengah Iblis, baru kali ini aku melihatnya, tapi kau cukup berani datang bersama manusia biasa, apa kau tahu, bau tubuh manusia biasa sangat enak dan menggugah selera kami..." ucap Siluman ular itu. Bima tak peduli ucapan siluman tersebut. Dengan cepat tubuhnya melesat. Pedang di tangannya berkilat biru.
1010.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai lukisan siluman ular
Baca
+Pustaka
LANTING BRUGA

LANTING BRUGA

Tubuhnya masih berada pada tahap puncak tubuh manusia, bukan tubuh dewa. Malam akhirnya telah tiba, dan bau semerbak dari cubung bulan mulai menggelitik bulu hidung Lanting Beruga. Sungguh bau tersebut seperti bau bunga teratai, harumnya tidak menyengat hidung tapi terasa begitu dalam. Sayangnya, aroma ini lebih dapat dirasakan oleh bangsa siluman ular penyerap cairan mahluk hidup. Bahkan menurut gadis asura, siluman ular dapat mencium aroma cubung bulan 10 kali lebih kaut dibandingkan dengan asura atau bahkan manusia seperti Lanting Beruga.
9.33.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79.3K kali sebagai lukisan siluman ular
Tampilkan Ulasan (1034)
Baca
+Pustaka
Insan Perantau
sangat menarik jalan cerita..menunggu bab selanjutnya terasa debar di hati menantikan cerita seterusnya.Seakan diri termasuk dalam cerita menantikan lawan yang akan ditewaskan. Rakan- rakan seperjuangan juga menarik isi cerita menghadirkan sebuah cerita yang hebat. Seni pertarungan yang menarik lag
Jayashree
Kalo kamu dijodohkan sosok kaya, rupawan dan sempurna gimana gais? Sayangnya Zora menolak dengan pasti dan memilih kekasihnya yang sederhana. Ayahnya tidak bisa membiarkan hal ini dan berencana untuk menghancurkan kekasih dari putrinya. Hemm gimana kelanjutannya? Mampir ya di "Arti Cinta Untuk Zora"
Baca Semua Ulasan
KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

KEBANGKITAN PENDEKAR RAJA IBLIS

"Kurang ajar, beraninya kamu menyerang Yang Mulia!!" Seorang siluman ular putih dan siluman ular hijau berubah ke wujud manusianya, dua orang wanita cantik dengan gaun yang indah. "Serahkan anak manusia itu, baunya sangat harum, sepertinya ia akan sangat nikmat jika dimakan!" kata Siluman ular hijau, ia bahkan memperlihatkan lidah ularnya. "Lancang!! Beraninya kamu berkata seperti itu, sudah bosan hidup rupanya!!"
1022.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 888 kali sebagai lukisan siluman ular
Baca
+Pustaka
SANG KUPU-KUPU MALAM

SANG KUPU-KUPU MALAM

Tahi lalat itu memang terlihat sedikit mencolok karena bentuknya yang besar dengan diameter sekitar setengah centimeter. “Apa aku menyuruhmu untuk menaruh tanganmu disitu? Lepaskan tanganmu!” Dante tampak tak suka dan semakin mendekat pada Bella. Tatapan matanya semakin tajam hingga membuat Bella bergidik ngeri. “Maaf Tuan.” jawab Bella lalu menurunkan tangannya. Sreeetttt!!!!!
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai lukisan siluman ular
Baca
+Pustaka
Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Tawanan Hasrat Lima Manusia Binatang

Matanya tidak berpendar emas seperti Lucian sang Serigala, melainkan perak tajam dengan pupil vertikal yang bergerak-gerak liar. Kaelath adalah pemimpin Suku Ular Putih, kaum yang mendiami rawa-rawa es dan dikenal sebagai pembunuh bayangan yang mematikan. Lucian tidak melepaskan cengkeramannya pada Elara, namun Elara memberikan perlawanan yang tenang. Dia tidak menjerit. Dia justru menggunakan telapak tangannya untuk menekan dada Lucian, menciptakan jarak yang cukup agar ia bisa bernapas.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai lukisan siluman ular
Baca
+Pustaka
Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi

” erang siluman ular pertama itu sambil meliuk-liukkan tubuhnya dengan tempo yang semakin cepat. Datuk Maringgi yang masih asyik menggenjot siluman ular lainnya sempat menoleh dan tertawa terpingkal-pingkal. “Ahahaha! Mantap, Cucuku! Jangan mau kalah sama ular-ular montok itu! Hajar mereka sampai lemas! Uhhh… lubang Ular yang ini sempit banget!”
9.8573.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 12.6K kali sebagai lukisan siluman ular
Tampilkan Ulasan (43)
Baca
+Pustaka
malapalas
Izin promosi ya kak, buat yang suka genre Romance + Action + Werewolf & Secret Baby, mampir ke judul 'Anak Rahasia Sang Alpha' di GoodNovel ya. Lagi seru-serunya bab 170 lebih nih kak. Mksh yang sdh mau mampir.
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Baca Semua Ulasan
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Di belakangnya, kernet bus dan penumpang lainnya bermutasi menjadi siluman-siluman tanpa wajah dengan lubang-lubang menganga di sekujur tubuh mereka yang mengeluarkan lendir pekat. "Jangan hanya menonton, cepat bagi bagian kalian! Tubuh manusia ini sudah siap untuk dinikmati!" Siluman ular itu menarik kaki Wulan, memaksanya terbuka lebar di atas lantai daging yang berdenyut. Wulan menjerit, namun suara yang keluar dari tenggorokannya adalah desahan panjang yang penuh damba. Matanya yang sayu kini berkilat ungu, memancarkan kepasrahan yang mengerikan.
5.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 196 kali sebagai lukisan siluman ular
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status